BERITAPERS || Wae Tuoe, Pinrang – Suasana penuh semangat terlihat di SD Negeri 63 Wae Tuoe Pinrang pada Selasa (9/9/2024), ketika para siswa mengikuti hari kedua pelaksanaan simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2025. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi pelaksanaan ANBK sesungguhnya yang dijadwalkan berlangsung beberapa pekan ke depan.
Sejak pagi, para siswa peserta simulasi sudah hadir dengan penuh antusias. Didampingi oleh guru dan tim teknis sekolah, mereka mengikuti arahan serta tata cara penggunaan perangkat komputer yang telah disiapkan. Simulasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata mengenai teknis pengerjaan soal berbasis komputer, sekaligus melatih kesiapan mental para siswa.
Kepala SDN 63 Wae Tuoe Pinrang, Andi Bau Tenri Ampa, S.Pd, mengungkapkan bahwa simulasi hari kedua berjalan lancar tanpa kendala berarti. “Alhamdulillah, anak-anak kita menunjukkan keseriusan dan rasa percaya diri yang tinggi. Dengan adanya simulasi ini, mereka bisa beradaptasi dengan sistem ujian berbasis komputer, sehingga saat pelaksanaan ANBK nanti tidak merasa canggung,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang telah bekerja keras mendampingi siswa, mulai dari tahap persiapan, teknis pelaksanaan, hingga memastikan kelancaran jaringan komputer. “Ini kerja tim yang luar biasa. Guru, operator, hingga pengawas bahu-membahu demi kelancaran simulasi ANBK. Semoga hasilnya bisa meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah kita,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang guru kelas, menuturkan bahwa para siswa terlihat semakin terbiasa dengan sistem ANBK pada hari kedua ini dibandingkan hari pertama. Mereka lebih cepat menyesuaikan diri dalam membaca instruksi, memahami soal, serta mengatur waktu pengerjaan. Hal ini menandakan adanya perkembangan positif dari kegiatan simulasi.
Simulasi ANBK bukan sekadar latihan teknis, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian siswa. Dengan menggunakan komputer sebagai media ujian, anak-anak dituntut untuk lebih teliti, fokus, serta mampu mengelola waktu dengan baik.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari orang tua siswa yang berharap anak-anak mereka bisa sukses menghadapi ANBK. Banyak dari mereka merasa bangga melihat semangat belajar putra-putrinya yang semakin meningkat melalui kegiatan simulasi.
Dengan berakhirnya hari kedua simulasi ANBK, SDN 63 Pinrang optimis bahwa siswa-siswinya akan lebih siap menghadapi ujian sesungguhnya. “Kami yakin, dengan latihan dan doa bersama, anak-anak akan meraih hasil yang terbaik,” tutup Kepala Sekolah. (Mlp)










