BERITAPERS || MAKASSAR — Senin, 4 Mei 2026. Kebersamaan para alumni Smaga 80 Makassar kembali terjalin melalui sebuah pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban di Kafe Azzahra Ratulangi kota Makassar. Kegiatan ini menjadi momentum penting setelah beberapa tahun terakhir aktivitas alumni sempat vakum.
Vakumnya komunikasi dan kegiatan alumni kelas 3 IPS 1 angkatan 80 tersebut tidak lepas dari duka mendalam atas wafatnya salah satu anggota yang selama ini berperan sebagai penghubung utama antaralumni. Kehilangan sosok tersebut sempat membuat jaringan komunikasi terhenti dan kegiatan kebersamaan tidak lagi berjalan secara aktif.
Namun demikian, semangat untuk kembali mempererat tali silaturahmi muncul dari inisiatif salah seorang tokoh alumni, Soleman, yang juga dikenal sebagai mantan kepala sekolah. Dengan dorongan dan komitmen untuk menghidupkan kembali kebersamaan, pertemuan tersebut akhirnya dapat terselenggara dengan baik.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, para alumni membahas sejumlah agenda penting. Salah satu kesepakatan utama adalah rencana untuk mengadakan pertemuan atau silaturahmi secara rutin setiap bulan sebagai wadah mempererat hubungan serta menjaga komunikasi yang berkelanjutan antaranggota.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga disepakati penugasan kepada Basri untuk berperan aktif dalam memobilisasi serta menghubungi kembali rekan-rekan alumni Smaga 80 yang selama ini belum terjangkau. Langkah ini diharapkan dapat memperluas partisipasi dan menghidupkan kembali solidaritas di antara seluruh anggota.
Dalam kesempatan tersebut, salah satu alumni juga menyampaikan pandangannya terkait pentingnya menjaga kesinambungan komunikasi dan kebersamaan. Ia menilai bahwa pertemuan ini merupakan langkah awal yang positif untuk kembali menyatukan para alumni.
“Pertemuan ini menjadi langkah awal yang sangat baik untuk kembali menyatukan teman-teman Smaga 80. Diharapkan silaturahmi ini tidak hanya sekadar pertemuan rutin, tetapi juga menjadi wadah untuk saling mendukung dan memperkuat kebersamaan ke depan,” ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang alumni, Dr. H. Muh. Said, MM., M.AP., menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah pada pertemuan berikutnya. Komitmen ini disambut positif oleh para peserta sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keberlanjutan kegiatan alumni.
Antusiasme juga datang dari alumni lainnya. Hj. Salbiani dan Helena secara terbuka menyampaikan harapan serta kesediaan mereka untuk hadir pada pertemuan mendatang. “Insyaallah saya akan hadir pada pertemuan berikutnya,” ujar Hj. Salbiani, yang diamini oleh Helena.
Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga menjadi titik awal kebangkitan kembali kebersamaan alumni Smaga 80. Dengan semangat baru dan komitmen bersama, para alumni berharap silaturahmi yang telah terjalin dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat, baik secara personal maupun sosial di masa yang akan datang. (MLP)










