Makassar — Dinas Pendidikan Kota Makassar menggelar kegiatan Pengumuman dan Penyerahan Hadiah Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FL3SN) jenjang Sekolah Dasar tingkat Kota Makassar yang berlangsung di Karebosi Premier Hotel Makassar, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi puncak rangkaian FL3SN yang sebelumnya digelar pada 5–6 Mei 2026 dan diikuti ratusan siswa SD dari berbagai sekolah di Kota Makassar. Suasana penuh semangat dan antusias tampak mewarnai acara saat para peserta menerima penghargaan atas kreativitas dan kemampuan seni yang telah mereka tampilkan selama perlombaan berlangsung.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Makassar, Kurniati, para kepala sekolah, orang tua siswa, serta para peserta lomba.
FL3SN tahun ini mempertandingkan tujuh cabang lomba, yakni tari, nyanyi solo, menulis cerita, dongeng, kriya, gambar bercerita, dan pantomim. Beragam penampilan kreatif para siswa menjadi perhatian para tamu undangan, sekaligus menunjukkan potensi besar generasi muda Kota Makassar di bidang seni dan sastra.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan ruang untuk merayakan bakat dan minat siswa yang selama ini terus berkembang di lingkungan sekolah.
“Kita sebenarnya merayakan bakat dan minat anak-anakku sekalian yang sangat luar biasa. Tadi begitu banyak saya lihat bakat yang terpendam di FL3SN ini, di antaranya kriya, bernyanyi, dan dongeng,” ujar Achi Soleman.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama pelaksanaan FL3SN adalah mendorong peserta didik agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu berkembang dalam bidang nonakademik, khususnya seni dan sastra.
Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini para siswa dilatih untuk tampil di depan umum, membangun rasa percaya diri, mandiri, sekaligus mengenal dan mengangkat budaya Indonesia melalui karya-karya kreatif mereka.
“Yang mau dilatih adalah proses bagaimana mereka bisa tampil, percaya diri, mandiri, dan mengangkat budaya-budaya yang ada di Indonesia,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan FL3SN mampu menciptakan budaya sekolah yang aman dan nyaman bagi peserta didik, sekaligus menjadi wadah pengembangan bakat dan minat siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
“Harapan kami, sekolah-sekolah nantinya memiliki kegiatan ekstrakurikuler yang mampu mengakomodir bakat dan minat anak-anak kita,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Kota Makassar berharap pembinaan karakter, kreativitas, dan kecintaan terhadap seni budaya dapat terus tumbuh di kalangan pelajar sejak usia dini, sejalan dengan upaya menciptakan generasi yang berprestasi, berkarakter, dan berbudaya.
Penulis: Rafiuddin | Editor: Kemal | Admin: Rafiuddin






















Discussion about this post