BERITAPERS || Makassar — Forum Komunikasi Operator Madrasah (FORKOM) Kota Makassar menggelar kegiatan percepatan penyelesaian Pangkalan Data Ujian Madrasah (PDUM) dan manajemen ijazah Tahun Ajaran 2025/2026 untuk jenjang RA dan Madrasah di Hotel Continent Centrepoint Makassar, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan yang diikuti ratusan operator dari tingkat Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah hingga Madrasah Aliyah se-Kota Makassar ini merupakan hasil kerja sama antara FORKOM Kota Makassar dengan Kementerian Agama Kota Makassar melalui Seksi Pendidikan Madrasah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar, Dr. H. Muhammad, S.Ag., M.Ag., Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, A. Ahmad Ali Inani, S.Pd.I., M.Pd., Ketua FORKOM Kota Makassar, Muh. Arif, S.Pd.I., serta jajaran pengurus dan operator madrasah.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan seluruh proses pendataan peserta didik, administrasi kelulusan, hingga penerbitan ijazah berjalan tepat waktu dan sesuai regulasi yang berlaku.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar, H. Muhammad menegaskan pentingnya ketelitian dan sinkronisasi data dalam proses PDUM dan pengelolaan ijazah. Menurutnya, operator madrasah memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam menjaga validitas data pendidikan di lingkungan madrasah.
“Operator madrasah bukan sekadar menginput data, tetapi menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan pendidikan berjalan tertib, akurat, dan akuntabel,” ujarnya.
Percepatan penyelesaian PDUM menjadi prioritas agar proses administrasi kelulusan siswa tidak mengalami hambatan. Ia juga mengingatkan pentingnya ketepatan data peserta didik karena berkaitan langsung dengan legalitas ijazah yang diterbitkan.
Menurutnya, koordinasi antara operator madrasah dan Kementerian Agama perlu terus diperkuat untuk meminimalisasi kesalahan administrasi serta mempercepat penyelesaian berbagai kendala teknis di lapangan.
Sementara itu Ketua FORKOM Kota Makassar, Muh. Arif, dalam keterangannya menyampaikan bahwa operator madrasah saat ini memiliki tanggung jawab yang semakin kompleks di tengah perkembangan sistem digital pendidikan. Karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas dan pemahaman teknis yang berkelanjutan agar pengelolaan data pendidikan dapat berjalan maksimal.
Ia menilai kegiatan percepatan PDUM dan manajemen ijazah ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi antaroperator madrasah di Kota Makassar.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan seluruh operator memiliki pemahaman yang sama terkait penginputan data, validasi PDUM, hingga proses manajemen ijazah agar tidak terjadi kesalahan yang dapat berdampak pada peserta didik,” jelasnya.
Muh. Arif juga menegaskan bahwa FORKOM tidak hanya menjadi wadah komunikasi antaroperator, tetapi juga berperan sebagai ruang berbagi solusi terhadap berbagai persoalan teknis yang dihadapi di lapangan.
Menurutnya, tantangan pengelolaan data pendidikan saat ini menuntut operator untuk bekerja lebih cepat, teliti, dan adaptif terhadap perubahan sistem digital yang terus berkembang.
“Kami berharap seluruh operator madrasah dapat terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga kualitas data pendidikan, karena data yang valid menjadi pondasi utama dalam pelayanan pendidikan yang berkualitas,” tambahnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara FORKOM dan Kementerian Agama Kota Makassar dalam meningkatkan kualitas tata kelola administrasi pendidikan madrasah yang modern, tertib, dan berbasis data akurat.
Penulis: Rafiuddin | Editor: Kemal | Admin: Rafiuddin






















Discussion about this post