BERITAPERS || TAKALAR — Di tengah gempuran disrupsi digital yang kerap memicu krisis identitas dan mentalitas di kalangan remaja, Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) UPT SMAN 5 Takalar mengambil langkah taktis. Guna membentengi mental dan moral peserta didik, pengurus OSIS sukses menggelar Pelatihan Penguatan Karakter berskala besar yang dipusatkan di aula sekolah, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan edukatif yang berlangsung interaktif ini mengusung tema yang sangat kontekstual dengan dinamika remaja masa kini, yaitu “Pengendalian dan Kepercayaan Diri sebagai Fondasi Karakter Unggul”. Ratusan siswa delegasi dari berbagai kelas tampak memadati lokasi acara dengan antusiasme tinggi untuk menyerap formula pembentukan mentalitas juara.
Tidak tanggung-tanggung, guna mematangkan bobot materi, panitia pelaksana menghadirkan narasumber tingkat nasional yang merupakan pakar psikologi kenamaan, Prof. Dr. Muhammad Jufri, S.Psi., M.Si., M.Psi., Psikolog. Di hadapan para siswa, akademisi senior ini menguliti secara radikal mengenai urgensi regulasi emosi (self-regulation) serta teknik mendongkrak kepercayaan diri secara eksponensial tanpa terjebak dalam perilaku arogan.
Prof. Muhammad Jufri lewat gaya penyampaiannya yang penuh motivasi, segar, dan berbasis studi kasus, berhasil memetakan cara mengenali potensi genetis diri, menjinakkan letupan emosi negatif, serta mengonversi rasa minder menjadi energi prestasi yang positif dan terukur.
Bekal Berharga Menuju Kedewasaan Sosial
Keberhasilan memikat sang profesor ke Butta Panrannuanku menuai rasa syukur yang mendalam dari internal kepanitiaan. Ketua Panitia Pelaksana, Muh. Fahri, melayangkan takzim dan terima kasih yang tak terhingga atas kelonggaran waktu yang diberikan oleh narasumber di tengah padatnya jadwal akademik.
“Materi psikologi yang disajikan oleh Prof. Jufri benar-benar membuka cakrawala baru bagi kami. Ini bukan sekadar teori teks belaka, melainkan bekal metodologis yang sangat mahal harganya bagi kami para siswa untuk meniti proses pendewasaan karakter,” ujar Fahri dengan raut puas.
Senada dengan itu, Ketua OSIS SMAN 5 Takalar turut melayangkan apresiasi atas ketulusan narasumber dalam menyuntikkan injeksi motivasi tingkat tinggi bagi rekan-rekannya. Pihaknya optimistis, pasca-pelatihan ini, atmosfer lingkungan SMAN 5 Takalar akan bertransformasi ke arah yang lebih kondusif, melahirkan ekosistem pelajar yang berdisiplin tinggi, tangguh secara mental, dan haus akan prestasi akademik maupun non-akademik.
Kematangan Emosional Jadi Kunci Utama
Dari sudut pandang tenaga pendidik, Pembina OSIS SMAN 5 Takalar menilai investasi waktu dalam pelatihan karakter ini jauh lebih bernilai dibanding doktrinasi kelas konvensional. Menurutnya, sekolah di era modern tidak boleh hanya bertindak sebagai pabrik pencetak nilai rapor yang tinggi (intellectual quotient), melainkan wajib menjadi inkubator pematangan kecerdasan emosional (emotional quotient) dan sosial peserta didik.
Gong apresiasi tertinggi ditutup oleh Kepala UPT SMAN 5 Takalar. Otoritas tertinggi sekolah ini menghaturkan penghargaan setinggi-tingginya kepada Prof. Dr. Muhammad Jufri atas dedikasi, kepedulian, dan atensi humanisnya terhadap masa depan mutu pendidikan di Kabupaten Takalar.
“Kami menaruh harapan besar agar benih kerja sama, sinergitas, dan jalinan silaturahmi akademik yang telah terpatri hari ini tidak berhenti di sini. Sekolah kami membutuhkan sentuhan kepakaran seperti ini secara berkala demi menjamin seluruh alumni SMAN 5 Takalar kelak keluar menjadi pribadi yang berintegritas, bertanggung jawab penuh, dan berdiri tegak siap menaklukkan tantangan global masa depan,” pungkas Kepala Sekolah optimistis.





















Discussion about this post