BERITAPERS || PAREPARE – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Angkatan 116 Universitas Hasanuddin (UNHAS) terus menghadirkan program kerja yang berorientasi pada pengelolaan sampah dan pendidikan lingkungan. Salah satu program kerja individu yang mendapat antusiasme tinggi dari peserta didik adalah “Kreasi Celengan Pintar: Pemanfaatan Botol Plastik Bekas untuk Edukasi Lingkungan dan Menabung Sejak Dini”, yang dilaksanakan oleh Siti Nurhusnah, mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin.
Kegiatan tersebut berlangsung pada 23 Juli 2026 di SD Negeri 57 Kota Parepare, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare. Program ini diikuti oleh siswa kelas IV sebagai bagian dari upaya menanamkan kesadaran lingkungan sekaligus membangun budaya menabung sejak usia dini melalui pemanfaatan limbah plastik.
Mengusung konsep edukasi yang interaktif, mahasiswa KKN-T tidak hanya memberikan materi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mengajak para siswa mempraktikkan secara langsung proses mendaur ulang botol plastik bekas menjadi celengan yang menarik dan memiliki nilai guna. Melalui pendekatan tersebut, para peserta diajak memahami bahwa sampah plastik tidak selalu berakhir sebagai limbah, melainkan dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat.
Penanggung jawab program, Siti Nurhusnah, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kepedulian anak-anak terhadap persoalan sampah plastik yang masih menjadi tantangan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Melalui program ini, kami ingin menunjukkan bahwa sampah plastik, khususnya botol plastik bekas, bukanlah akhir dari sebuah barang, melainkan dapat menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Selain mengurangi sampah, kami juga ingin menanamkan kebiasaan menabung sejak dini melalui celengan hasil karya mereka sendiri,” ujar Siti Nurhusnah.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan pemahaman mengenai jenis-jenis sampah, dampak pencemaran plastik terhadap lingkungan, pentingnya penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R), hingga teknik sederhana mendaur ulang botol plastik menjadi produk kreatif. Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan celengan yang melibatkan seluruh peserta secara aktif.
Suasana pembelajaran berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para siswa tampak antusias menghias hasil karya mereka menggunakan berbagai bahan sederhana sehingga menghasilkan celengan dengan bentuk dan warna yang menarik. Selain melatih kreativitas, kegiatan tersebut juga mengembangkan keterampilan motorik, kerja sama, serta membangun rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program, mahasiswa KKN-T 116 Universitas Hasanuddin turut menyerahkan contoh celengan hasil daur ulang kepada pihak sekolah. Diharapkan, hasil karya tersebut dapat menjadi media pembelajaran sekaligus motivasi bagi siswa untuk terus mempraktikkan kebiasaan memilah dan memanfaatkan sampah plastik menjadi barang yang bernilai.
Program ini juga sejalan dengan tema besar KKN-T 116 Universitas Hasanuddin tentang Pengelolaan Sampah, yang mendorong lahirnya inovasi dan pemberdayaan masyarakat melalui edukasi berbasis lingkungan. Melalui kegiatan sederhana namun berdampak, mahasiswa berupaya membangun budaya peduli lingkungan sejak usia sekolah dasar agar menjadi kebiasaan yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan terlaksananya program kerja individu ini, diharapkan kesadaran siswa terhadap pentingnya pengelolaan sampah semakin meningkat, sekaligus menumbuhkan karakter disiplin, kreatif, dan hemat melalui kebiasaan menabung. Mahasiswa KKN-T 116 Universitas Hasanuddin berharap inovasi pemanfaatan botol plastik bekas menjadi celengan pintar dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dalam mengembangkan pendidikan lingkungan yang aplikatif, menyenangkan, dan berkelanjutan. (MLP)






















Discussion about this post