• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Kamis, September 24, 2026
  • Login
Beritapers
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
No Result
View All Result
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
No Result
View All Result
Beritapers
No Result
View All Result
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
Home Berita Sorot

Gas LPG 3 Kg Tembus Rp35 Ribu di Desa Lero, Warga Soroti Kelangkaan dan Dugaan Permainan Distribusi

Ismail Waru by Ismail Waru
4 September 2026
in Berita Sorot
Reading Time: 2 mins read
0
Gas LPG 3 Kg Tembus Rp35 Ribu di Desa Lero, Warga Soroti Kelangkaan dan Dugaan Permainan Distribusi
76
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

BERITAPERS || SUPPA, PINRANG — Kelangkaan Gas LPG 3 kilogram (kg) kembali dikeluhkan masyarakat di sejumlah wilayah Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang. Di tengah sulitnya mendapatkan gas bersubsidi tersebut, warga justru menemukan harga jual yang mencapai Rp35.000 per tabung, jauh di atas harga yang seharusnya menjadi acuan penjualan kepada masyarakat.

Kondisi itu dilaporkan terjadi di Desa Lero, serta sejumlah desa lainnya di Kecamatan Suppa. Warga mengaku harus mengeluarkan biaya lebih besar ketika pasokan LPG 3 kg sulit ditemukan di pangkalan.

Situasi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Pasalnya, LPG 3 kg merupakan barang bersubsidi yang diperuntukkan bagi kelompok masyarakat tertentu, sehingga distribusinya semestinya diawasi agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan kelangkaan di tingkat konsumen.

Kelangkaan dan tingginya harga menjadi dua persoalan yang dirasakan masyarakat secara bersamaan.

Ketika pasokan tersedia dalam jumlah terbatas, posisi konsumen menjadi semakin sulit. Warga yang membutuhkan LPG untuk memasak terpaksa mencari ke sejumlah tempat atau membeli melalui jalur pengecer dengan harga yang lebih tinggi.

Harga hingga Rp35.000 per tabung dinilai membebani masyarakat, terutama rumah tangga berpenghasilan rendah dan pelaku usaha kecil yang setiap hari membutuhkan LPG untuk menjalankan aktivitasnya.

Kondisi tersebut juga menimbulkan kekhawatiran bahwa persoalan yang terjadi bukan hanya terkait ketersediaan pasokan, tetapi juga menyangkut mekanisme distribusi LPG bersubsidi dari pangkalan hingga ke tangan masyarakat.

Salah satu persoalan yang kini menjadi sorotan warga adalah adanya dugaan LPG 3 kg dari sejumlah pangkalan di wilayah Suppa justru dijual kepada pihak dari luar daerah pelayanan.

Apabila dugaan tersebut benar, kondisi ini berpotensi mengurangi ketersediaan LPG bagi masyarakat di wilayah yang semestinya menjadi sasaran distribusi pangkalan.

Anda Mungkin Menyukai Berita ini

Pemerhati Hukum Desak Dirut PTPN IV Copot Manager Kebun Manako 

Pemerhati Hukum Desak Dirut PTPN IV Copot Manager Kebun Manako 

21 September 2026
Ratusan Pengemudi Ojol Geruduk Polsek Mamajang, Desak Tangkap Pelaku Penebasan

Ratusan Pengemudi Ojol Geruduk Polsek Mamajang, Desak Tangkap Pelaku Penebasan

20 September 2026
KPK dan Bareskrim Polri Diminta Turun Tangan,  Bongkar Mafia Tanah dan OKnum BPN Terbukti Bermain

KPK dan Bareskrim Polri Diminta Turun Tangan, Bongkar Mafia Tanah dan OKnum BPN Terbukti Bermain

20 September 2026
Ketua Lidik Pro Maros Desak Polisi Tangkap Pelaku Dugaan Penganiayaan Pimpinan Ponpes Darul Istiqomah

Ketua Lidik Pro Maros Desak Polisi Tangkap Pelaku Dugaan Penganiayaan Pimpinan Ponpes Darul Istiqomah

19 September 2026
Dokumen Diduga Tak Dilampirkan, Kasubag BKAD Haji Sahrul Belum Beri Penjelasan? 

Dokumen Diduga Tak Dilampirkan, Kasubag BKAD Haji Sahrul Belum Beri Penjelasan? 

18 September 2026

Namun, dugaan tersebut perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan penelusuran pihak berwenang, termasuk dengan melihat data pasokan masing-masing pangkalan, jumlah tabung yang diterima, pola penyaluran, hingga konsumen yang menerima LPG bersubsidi tersebut.

Warga meminta persoalan ini tidak berhenti pada pemeriksaan harga di tingkat pengecer. Pemerintah dan instansi terkait dinilai perlu membuka dan mengawasi seluruh mata rantai distribusi LPG 3 kg, mulai dari agen, pangkalan hingga konsumen.

Masyarakat Kecamatan Suppa berharap pemerintah segera melakukan pengawasan lapangan untuk mengetahui penyebab kelangkaan LPG 3 kg yang terjadi di sejumlah desa.

Warga juga meminta dilakukan pengecekan terhadap pangkalan-pangkalan yang diduga menyalurkan LPG ke luar wilayah pelayanan, apabila laporan tersebut terbukti.

Selain itu, masyarakat meminta pemerintah memastikan harga jual LPG bersubsidi tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap pemerintah turun langsung melihat kondisi di lapangan. Jangan sampai masyarakat di desa kesulitan mendapatkan gas, sementara LPG justru keluar dari wilayah yang seharusnya dilayani,” keluhan warga.

Menurut masyarakat, pengawasan tidak cukup hanya dilakukan ketika kelangkaan sudah terjadi. Sistem distribusi juga perlu diperbaiki agar pasokan dapat diterima secara merata dan masyarakat tidak terpaksa membeli dengan harga tinggi.

Persoalan LPG 3 kg di Kecamatan Suppa menjadi pekerjaan rumah yang membutuhkan perhatian serius. Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan dapat memastikan penyebab kelangkaan secara terbuka dan melakukan tindakan apabila ditemukan pelanggaran dalam proses distribusi maupun penjualan.

Jika ditemukan pangkalan yang menjual LPG 3 kg di luar ketentuan, termasuk menjual kepada pihak yang tidak semestinya atau melakukan praktik yang menyebabkan pasokan masyarakat berkurang, maka tindakan tegas sesuai aturan perlu dipertimbangkan.

Masyarakat pada akhirnya hanya menginginkan satu hal sederhana: LPG 3 kg tersedia saat dibutuhkan dan dapat dibeli dengan harga yang wajar sesuai ketentuan.

Karena itu, kelangkaan yang terjadi di Desa Maritengngae, Desa Lero dan sejumlah wilayah lainnya di Kecamatan Suppa perlu segera ditelusuri secara menyeluruh.

Publik kini menunggu langkah konkret pemerintah untuk menjawab dua pertanyaan utama: mengapa LPG 3 kg sulit diperoleh dan bagaimana tabung bersubsidi tersebut bisa dijual hingga mencapai Rp35.000 di tingkat konsumen.

Post Views: 333
Tags: Dan DugaanDi Desa LeroGas LPG 3 KgPermainan DistribusiTembus Rp 35 ribuWarga Soroti Kelangkaan
Ismail Waru

Ismail Waru

Wartawan Beritapers

Related Posts

Pemerhati Hukum Desak Dirut PTPN IV Copot Manager Kebun Manako 
Berita Sorot

Pemerhati Hukum Desak Dirut PTPN IV Copot Manager Kebun Manako 

by Syamsir
2 hari ago
0

BERITAPERS.COM || Pencurian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit merupakan tindak pidana yang marak terjadi di wilayah sentra perkebunan Indonesia dan diatur secara hukum melalui Kitab Undang-Undang Hukum...

Ratusan Pengemudi Ojol Geruduk Polsek Mamajang, Desak Tangkap Pelaku Penebasan

Ratusan Pengemudi Ojol Geruduk Polsek Mamajang, Desak Tangkap Pelaku Penebasan

by Syamsir
4 hari ago
0

BERITAPERS.COM || MAKASSAR, Sabtu (19/9/2026) — Suasana di lingkungan Kantor Polsek Mamajang, Kota Makassar, menjadi sangat tegang malam ini. Ratusan pengemudi ojek online dari berbagai komunitas berkumpul secara...

KPK dan Bareskrim Polri Diminta Turun Tangan,  Bongkar Mafia Tanah dan OKnum BPN Terbukti Bermain

KPK dan Bareskrim Polri Diminta Turun Tangan, Bongkar Mafia Tanah dan OKnum BPN Terbukti Bermain

4 hari ago
Ketua Lidik Pro Maros Desak Polisi Tangkap Pelaku Dugaan Penganiayaan Pimpinan Ponpes Darul Istiqomah

Ketua Lidik Pro Maros Desak Polisi Tangkap Pelaku Dugaan Penganiayaan Pimpinan Ponpes Darul Istiqomah

4 hari ago
Dokumen Diduga Tak Dilampirkan, Kasubag BKAD Haji Sahrul Belum Beri Penjelasan? 

Dokumen Diduga Tak Dilampirkan, Kasubag BKAD Haji Sahrul Belum Beri Penjelasan? 

5 hari ago
Load More

Related News

BPKP Sulsel Monitoring Penerapan Manajemen Risiko di RSUD Andi Makkasau

BPKP Sulsel Monitoring Penerapan Manajemen Risiko di RSUD Andi Makkasau

12 Agustus 2026
Dugaan Pungli Polisi di Bone: Laporan Warga Malah Jadi Ladang Uang

Dugaan Pungli Polisi di Bone: Laporan Warga Malah Jadi Ladang Uang

27 September 2025
Tim SAR Brimob Sulsel Gelar Patroli di Kolam Renang Parepare, Pastikan Keselamatan Pengunjung

Tim SAR Brimob Sulsel Gelar Patroli di Kolam Renang Parepare, Pastikan Keselamatan Pengunjung

28 Juni 2026

Browse by Category

  • Artikel
  • Berita Budaya
  • Berita Cuaca
  • Berita Daerah
  • Berita Desa
  • Berita Dunia
  • Berita Ekonomi
  • Berita Foto
  • Berita Hankam
  • Berita Hiburan
  • Berita Hukum
  • Berita Kampus
  • Berita Kesehatan
  • Berita Kota
  • Berita Kriminal
  • Berita Nasional
  • Berita Olahraga
  • Berita Opini
  • Berita Pemerintahan
  • Berita Pendidikan
  • Berita Peristiwa
  • Berita Polisi
  • Berita Politik
  • Berita Ragam
  • Berita Religi
  • Berita Seremonial
  • Berita Sorot
  • Berita Sosbud
  • Berita Terbaru
  • Berita TNI
  • Berita Video
  • Breaking News
  • Business
  • Crypto
  • English News
  • Finance
  • Galeri
  • Health
  • International
  • Investing
  • Market
  • Movie
  • News
  • Newsbeat
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pedoman Siber
  • Politics
  • Protest
  • Space
  • Stories
  • Tajuk Utama
  • Technology
  • Trending Topik
  • Women
  • World
Beritapers

© 2025 - 2026 Beritapers.com - All Rights Reserved

Navigate Site

  • Blog
  • Checkout
  • Disclaimer
  • Elementor
  • Home
  • Home – العربية
  • Home 7
  • Indeks Berita
  • Keranjang
  • Kode Etik
  • Kode Etik Perilaku
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Sitemap_news
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Terms of Service

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Redaksi
  • Kode Etik Perilaku
  • Kode Etik
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

© 2025 - 2026 Beritapers.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?