BERITAPERS || MANGKOSO, BARRU — Kapolsek Soppeng Riaja IPTU Mansyur J, S.H. memberikan penyuluhan dan edukasi terkait langkah-langkah pencegahan serta antisipasi kebakaran kepada tenaga pendidik, pembina dan santriwati Kampus 3 Putri Bulu Lampang Pondok Pesantren DDI Mangkoso, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru.
.Kegiatan tersebut berlangsung di Mushalla Nurul Hidayah, Kampus 3 Putri Bulu Lampang, Lingkungan Wiringtasi, Kelurahan Mangkoso, Kecamatan Soppeng Riaja, Jumat (18/9/2026), mulai pukul 09.00 hingga 10.30 Wita.
Penyuluhan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan warga lingkungan pesantren terhadap potensi kebakaran, mengingat kawasan tersebut memiliki sejumlah bangunan dan fasilitas yang digunakan untuk aktivitas pendidikan, asrama, tempat ibadah serta kegiatan para santriwati.
Dalam penyampaiannya, IPTU Mansyur J menegaskan bahwa pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, kebakaran dapat terjadi kapan saja dan tidak jarang berawal dari kelalaian sederhana yang sebenarnya dapat dicegah.
“Pencegahan kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak kepolisian atau pemadam kebakaran, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Kebakaran dapat terjadi kapan saja dan sering kali berawal dari hal-hal kecil, seperti kelalaian menggunakan peralatan listrik, penggunaan stop kontak secara berlebihan, kabel yang rusak maupun sumber api yang tidak diawasi,” ujar IPTU Mansyur J.
Kapolsek juga mengingatkan seluruh tenaga pendidik, pembina dan santriwati agar meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam penggunaan peralatan listrik dan sumber api.
Ia mengimbau agar setiap peralatan listrik yang tidak digunakan segera dimatikan sebelum meninggalkan ruangan. Selain itu, instalasi listrik yang mengalami kerusakan agar tidak digunakan dan segera diperbaiki untuk mencegah terjadinya korsleting yang berpotensi memicu kebakaran.
“Kita harus selalu waspada. Sebelum meninggalkan ruangan, pastikan peralatan listrik yang tidak digunakan telah dimatikan. Jangan menggunakan instalasi listrik yang kondisinya sudah rusak dan jangan melakukan tindakan yang dapat menimbulkan sumber api tanpa pengawasan, terlebih saat ini memasuki musim kemarau dan kondisi angin cukup kencang,” tegasnya.
Kepada pihak pengelola Kampus 3 Putri Bulu Lampang, IPTU Mansyur J juga mendorong dilakukannya pemeriksaan secara berkala terhadap instalasi listrik dan berbagai peralatan elektronik yang digunakan di lingkungan pesantren.
Menurutnya, kesiapsiagaan juga perlu didukung dengan ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR), jalur evakuasi yang jelas serta titik kumpul yang mudah diakses apabila terjadi keadaan darurat.
“Pihak pengelola dan para pembina kami harapkan secara berkala melakukan pengecekan instalasi listrik, peralatan elektronik, ketersediaan APAR, serta memastikan jalur evakuasi dan titik kumpul dapat digunakan dengan baik apabila sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat,” jelasnya.
Tidak hanya kepada pengelola, Kapolsek turut memberikan perhatian khusus kepada para santriwati. Ia meminta para santriwati segera melaporkan kepada pembina atau pengelola apabila menemukan indikasi yang berpotensi menimbulkan kebakaran, seperti munculnya asap, percikan api atau kabel yang terbakar.
“Apabila menemukan asap, percikan api, kabel terbakar atau kondisi lain yang berpotensi menyebabkan kebakaran, segera laporkan kepada pembina atau pengelola kampus. Jangan panik dan jangan mencoba menangani kebakaran yang sudah membesar tanpa kemampuan dan peralatan yang memadai,” pesannya.
IPTU Mansyur J menambahkan, Polsek Soppeng Riaja siap membangun sinergi dengan pemerintah kecamatan, pengelola Pondok Pesantren DDI Mangkoso dan instansi terkait dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib dan nyaman.
“Kami dari Polsek Soppeng Riaja siap bersinergi dengan pihak Kecamatan Soppeng Riaja, pengelola Pondok Pesantren DDI Mangkoso serta instansi terkait dalam rangka menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib dan nyaman,” katanya.
Kegiatan penyuluhan tersebut turut dihadiri Camat Soppeng Riaja Amirullah, S.H., Rektor IAI DDI Mangkoso Prof. Dr. Muhammad Agus, M.Th.I., Kepala Kampus 3 Putri Bulu Lampang Drs. Musyawir Arsyad, S.Ag., para tenaga pendidik dan pembina serta para santriwati.
Kapolsek Soppeng Riaja berharap edukasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan, tetapi dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan pesantren.
“Lebih baik kita mencegah sebelum terjadi kebakaran daripada harus menanggulangi akibat yang ditimbulkannya. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian dan kesiapsiagaan kita bersama,” pungkasnya.
Kegiatan penyuluhan berakhir sekitar pukul 10.30 Wita dan selama berlangsung berjalan aman, tertib serta kondusif. (MLP)










