Beritapers.com Milad ke-30 Mahadipa merupakan momentum penting bagi para pecinta alam yang tergabung dalam organisasi ini. Untuk merayakan tiga dekade perjalanan dan kontribusi dalam dunia petualangan serta konservasi alam, Mahadipa mengadakan rangkaian perjalanan 4 divisi salah satunya Gunung Hutan bertajuk “Jelajah Balease”.
Gunung Balease, yang terletak di Sulawesi Selatan, dipilih sebagai lokasi utama dalam perayaan ini karena keindahan dan tantangan yang ditawarkannya. Artikel ini akan mengupas secara mendalam perjalanan menuju puncak Balease, sejarah Mahadipa, serta makna penting dari perjalanan ini.
Sejarah dan Makna Milad ke-30 Mahadipa
Mahadipa merupakan organisasi pecinta alam yang telah berdiri selama 30 tahun dengan berbagai kegiatan yang berfokus pada eksplorasi alam, pelestarian lingkungan, serta pengembangan kepemimpinan dalam dunia petualangan.
Selama tiga dekade, Mahadipa telah menjelajahi berbagai medan, mulai dari hutan tropis, gunung tinggi, hingga gua-gua tersembunyi di pelosok negeri. Oleh karena itu, perayaan ke-30 ini menjadi refleksi perjalanan panjang yang penuh dedikasi dan pengorbanan.
Jelajah Balease bukan hanya sekadar perjalanan mendaki, tetapi juga sebuah bentuk penghormatan terhadap alam dan semangat kebersamaan yang telah dibangun dalam komunitas Mahadipa.
Gunung Balease dipilih karena medannya yang menantang, sekaligus menyajikan pemandangan yang luar biasa indah bagi para pendaki.









