BERITAPERS || TAKALAR — Plt. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Investigasi Mendidik Pro Rakyat Nusantara (LIDIK PRO) Kabupaten Takalar, Nur Ichsan Nurdin, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap capaian 100 hari kerja Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, dan Wakil Bupati, Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., MM.
Menurutnya, dalam waktu singkat sejak dilantik, kepemimpinan Firdaus–Hengky telah menunjukkan gebrakan nyata dan strategi pembangunan yang berpihak pada kepentingan rakyat.
“Langkah cepat dan terukur mereka dalam menata birokrasi, pelayanan publik, hingga pembangunan infrastruktur patut diapresiasi. Ini sinyal kuat bahwa mereka bekerja serius dan berpihak pada rakyat,” ujar Nur Ichsan kepada media, Kamis (13/6).
Ia menyebutkan bahwa beberapa program unggulan mulai berjalan, seperti peningkatan pelayanan kesehatan, penataan pasar tradisional, dan optimalisasi layanan administrasi kependudukan di berbagai kecamatan.
Nur Ichsan juga menyoroti bagaimana pendekatan kepemimpinan partisipatif telah mulai dibangun oleh duet Firdaus–Hengky, yang kerap turun langsung ke lapangan dan berdialog dengan masyarakat.

“Pemimpin yang mau mendengar rakyatnya adalah pemimpin yang layak dipercaya. Dan dalam 100 hari ini, kita melihat kehadiran mereka di tengah masyarakat bukan sekadar seremonial, tapi membawa solusi,” tambahnya.
Sebagai lembaga sosial kontrol, LIDIK PRO menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kinerja pemerintahan daerah agar tetap transparan, akuntabel, dan tidak menyimpang dari prinsip keadilan sosial.
Ia mengingatkan bahwa meski 100 hari awal menunjukkan arah positif, tantangan jangka menengah dan panjang masih sangat kompleks, termasuk dalam bidang ketahanan ekonomi lokal dan kualitas pendidikan.
Nur Ichsan pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap kritis dan aktif memberikan masukan konstruktif demi mendukung program pemerintah yang pro-rakyat dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.
“Momentum ini harus dijaga. Jangan sampai semangat di awal redup di tengah jalan. Konsistensi adalah kunci agar kepercayaan publik tetap tinggi,” katanya.
Apresiasi ini, lanjut dia, bukan bentuk pujian kosong, melainkan dukungan moril yang dibarengi komitmen pengawasan dari masyarakat sipil.
“LIDIK PRO Takalar akan menjadi mitra strategis pemerintah, dalam bingkai kontrol sosial yang objektif dan membangun,” pungkas Nur Ichsan.










