Selanjutnya, pada sesi kedua yang berlangsung pukul 16.00 hingga 17.30 WITA, Muh Anwar HM memperkenalkan konsep “Hypnolearning”, sebuah metode pembelajaran inovatif yang memanfaatkan kondisi hipnosis untuk meningkatkan efektivitas belajar. Beliau menjelaskan bagaimana teknik-teknik relaksasi, sugesti positif, dan visualisasi dapat membantu peserta untuk lebih fokus, meningkatkan daya ingat, dan mengatasi hambatan belajar.
Pada sesi terakhir, yang dimulai pukul 21.00 hingga 22.00 WITA, materi yang disampaikan adalah “Hypnotherapy”. Dalam sesi ini, Coach Anwar tidak hanya memberikan penjelasan teoritis, tetapi juga memberikan simulasi-simulasi yang membuat para peserta merasakan langsung manfaat hipnoterapi. Simulasi ini tidak hanya memberikan pengalaman yang berharga, tetapi juga membangkitkan antusiasme dan semangat para peserta.
Selama ketiga sesi tersebut, Coach Anwar membawakan materi dengan penuh energi dan semangat, seolah tidak mengenal lelah. Para peserta pun mengungkapkan kekaguman mereka atas kemampuan beliau dalam menyederhanakan materi yang kompleks, serta pembawaannya yang sederhana dan humoris. Kegiatan pembekalan intensif ini direncanakan akan ditutup pada tanggal 20 Maret 2025 oleh Direktur TMI, K.H. Sa’ad Ibnu Taba, M.Pd.
K.H. Sa’ad Ibnu Taba, M.Pd., Direktur TMI, mengungkapkan kesan mendalam atas kegiatan ini. “Saya sangat terkesan dengan antusiasme para peserta dan kualitas materi yang disampaikan oleh Coach Anwar. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para santri dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan global,” tuturnya.
Para guru pun memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini dan sosok Coach Anwar. “Beliau adalah pemateri yang luar biasa. Beliau mampu membawakan materi yang kompleks dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami. Semangat dan energinya sangat menginspirasi kami,” ungkap salah seorang guru. Guru lainnya menambahkan, “Simulasi hipnoterapi yang beliau berikan sangat bermanfaat bagi para santri. Kami melihat adanya perubahan positif pada diri mereka setelah mengikuti sesi tersebut.”





















Discussion about this post