Ketiga, GR-PWP mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menggunakan hak suara. Menurut Halitopo, pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab adalah kunci utama dalam melahirkan pemimpin yang legitimate dan visioner.
Keempat, organisasi ini menyampaikan penolakan tegas terhadap berbagai bentuk praktik kecurangan, termasuk politik uang, penyebaran hoaks, intimidasi terhadap pemilih, dan pelanggaran lainnya yang mencederai nilai-nilai demokrasi.
Kelima, GR-PWP menyatakan siap bersinergi dengan semua pihak — termasuk aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat sipil — dalam menciptakan proses Pilkada Ulang yang damai, inklusif, dan berintegritas tinggi.
Halitopo juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan pilihan politik. “Demokrasi yang sehat adalah demokrasi yang mampu merangkul perbedaan. Kami berharap seluruh pihak menahan diri dan mengedepankan dialog serta semangat kebersamaan,” ungkapnya.
Dengan pernyataan ini, GR-PWP berharap Pilkada Ulang 2025 di Papua tidak hanya berjalan sukses secara teknis, tetapi juga mencerminkan kematangan demokrasi di wilayah yang selama ini menjadi perhatian nasional. “Kami berdiri bersama rakyat Papua untuk masa depan yang lebih baik,” tutup Halitopo.





















Discussion about this post