Menurutnya, kegiatan ini mendapat sambutan positif dari berbagai kepala sekolah, serta para siswa/santri. Kehadiran tim ini dinilai sebagai bentuk perhatian khusus dalam memberikan akses pendidikan tinggi kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kerjasama antara kampus dengan madrasah dan sekolah di daerah tersebut.
Selain membahas penerimaan mahasiswa baru, tim juga mensosialisasikan program ekstra diluar dari jam kuliah serta sarana dan prasarana kampus, seperti asrama putra dan putri, Peer teaching(mengajar sesama teman) serta Unit Kegiatan Mahasiswa(UKM).
“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan penerimaan mahasiswa baru Institut Parahikma Indonesia Aisyiyah Sulawesi Selatan tidak hanya meningkat secara kuantitas, tetapi juga dari segi kualitas akademik.
(AKG)






















Discussion about this post