Kisah tersebut kemudian dihubungkan dengan realitas pengorbanan orang tua di zaman sekarang. Dr. Anwar dengan sangat menyentuh menjelaskan bagaimana cinta abadi orang tua terwujud dalam setiap tetes keringat, setiap pengorbanan waktu, dan setiap air mata yang tak terlihat demi masa depan anak-anak mereka. “Lihatlah ayah dan ibu kalian, wahai anak-anakku. Di balik senyum mereka, mungkin tersembunyi lelah yang tak terucap. Di balik nasihat-nasihat mereka, ada harapan besar agar kalian menjadi insan yang mulia. Berapa banyak di antara kita yang memahami pengorbanan orang tua yang tak kenal lelah, dari mereka mengandung, melahirkan dengan mempertaruhkan nyawa, hingga membesarkan kita dengan segala keterbatasan?”
Suasana masjid semakin hening, diselingi isak tangis yang mulai terdengar dari beberapa sudut. Dr. Anwar melanjutkan, “Orang tua, mereka adalah Ibrahim dan Hajar di zaman modern. Mereka mengorbankan impian-impian pribadi demi pendidikan kalian, mereka menahan lapar agar kalian bisa makan kenyang, mereka rela tidur larut malam demi melihat kalian sukses. Pernahkah kita menghitung, berapa banyak malam mereka tidak tidur karena kita sakit? Berapa banyak kerutan di wajah mereka yang hadir karena memikirkan masa depan kita? Ini adalah pengorbanan sejati yang seringkali luput dari pandangan mata kita.”
Beliau mengakhiri khutbahnya dengan pesan yang sangat dalam, “Maka, di hari yang suci ini, marilah kita merenungi. Jika Nabi Ismail rela berkorban demi ketaatan kepada Allah, sudahkah kita, sebagai anak, menghargai dan membalas pengorbanan orang tua kita? Sudahkah kita menjadi penyejuk hati mereka, bukan justru beban yang tak berkesudahan? Cinta abadi mereka adalah anugerah terbesar dari Allah. Jangan biarkan air mata penyesalan menetes ketika mereka tiada.” Air mata jamaah pun semakin deras mengalir, terpukul oleh setiap kalimat yang menembus relung hati.
Makna Idul Qurban: Berbagi Kebahagiaan dan Spirit Kemanusiaan
Usai khutbah, dilanjutkan dengan prosesi penyembelihan hewan kurban. Panitia Idul Adha Masjid Babussalam telah bekerja keras sejak beberapa hari lalu untuk memastikan kelancaran kegiatan ini. Puluhan sapi dan kambing telah disiapkan, sumbangan dari para jamaah dan donatur yang ingin berbagi kebahagiaan di hari yang mulia ini.






















Discussion about this post