Proses Bisnis Langsung Jadi ‘Laboratorium’ Belajar Mahasiswa
Senada dengan Adrianah, Irfan Afandi, Dosen Entrepreneurship lainnya, turut menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme mahasiswa yang luar biasa. Menurutnya, Expo ini menjadi laboratorium bisnis yang tak ternilai harganya. Di sini, mahasiswa belajar mengelola rantai pasok, melakukan marketing, hingga menghadapi konsumen secara langsung. Proses trial and error ini diharapkan menjadi langkah awal yang kokoh bagi mereka untuk kelak mengembangkan usaha sendiri dan memahami kompleksitas proses bisnis secara utuh.

Produk Orisinal Mahasiswa Bukti Nyata Keberhasilan Pendampingan Dosen
Berbagai produk yang dipamerkan mulai dari kuliner inovatif, merchandise unik, hingga layanan jasa berbasis teknologi sederhana menjadi saksi bisu keberhasilan pendampingan dosen dalam mata kuliah ini. Setiap produk memiliki cerita tentang bagaimana ide mentah diasah melalui sesi coaching bersama dosen, hingga akhirnya siap dipamerkan dan dijual. Kualitas orisinalitas produk menunjukkan bahwa kurikulum kampus telah berhasil memantik potensi kreatif mahasiswa secara optimal.
STIMI YAPMI Mencetak Generasi yang Tidak Ragu Beraksi dan Berinovasi






















Discussion about this post