Di akhir sesi, suasana menjadi sangat emosional. Banyak peserta yang terlihat menyeka air mata haru, mengaku mendapatkan “pencerahan” tentang kesalahan pola asuh yang tanpa sadar telah dilakukan sering kali tanpa memahami bahasa cinta anak mereka. Dengan bekal hypnoparenting dan pemahaman lima bahasa cinta, ribuan orang tua pulang membawa misi baru: menciptakan rumah tangga yang penuh kehangatan, komunikasi yang terbuka, dan cinta sejati. Workshop ini tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi sebuah titik balik untuk melahirkan generasi yang lebih berkarakter dari rahim keluarga yang penuh kesadaran dan kasih sayang.
Paparan Visi, Misi dan Debat Kandidat OSIS SMAN 10 Pinrang Periode 2026/2027
BERITAPERS || LANRISANG, PINRANG – Selasa, 22 September 2026. SMAN 10 Pinrang menggelar pemaparan visi dan misi serta debat calon Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah...










