BERITAPERS || Suppa, Pinrang — Pemerintah Desa Wiringtasi ikut memeriahkan pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) HUT Kemerdekaan RI ke-80 tingkat Kecamatan Suppa yang digelar di Lapangan Abd. Samad Sage, Desa Bela Belawa, Sabtu (9/8/2025).
Sejak siang, lapangan sudah dipadati warga. Dentuman drum, irama musik, dan sorakan penonton mengiringi langkah para peserta defile yang tampil rapi dan penuh semangat.
Rombongan Pemdes Wiringtasi, yang dipimpin langsung Kepala Desa Wiringtasi Andi Abbas, S.H., berjalan tegap sambil membentangkan spanduk bertuliskan “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” bergambar Bupati dan Wakil Bupati Pinrang. Kehadiran mereka mendapat sambutan meriah dari warga yang memadati sisi lapangan.
Setelah melewati lintasan defile, rombongan menuju podium kehormatan dan mempersembahkan senam Sumba berdurasi sekitar lima menit. Mengenakan kostum merah putih, para peserta bergerak lincah mengikuti irama, dipimpin oleh instruktur desa. Gerakan energik dan kekompakan mereka membuat para tamu undangan dan penonton tak henti-hentinya bertepuk tangan.

Kepala Desa Wiringtasi, Andi Abbas, S.H., mengatakan bahwa keikutsertaan Pemdes Wiringtasi dalam Porseni merupakan bentuk partisipasi aktif warga dalam peringatan kemerdekaan.
“Porseni ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi sarana mempererat silaturahmi, memupuk sportivitas, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air. Melalui senam Sumba ini, kami ingin menularkan energi positif dan semangat kemerdekaan,” ujarnya.
Usai penampilan, suasana semakin meriah dengan digelarnya pertandingan persahabatan antara tim Muspika Kecamatan Suppa dan tim PGRI. Andi Abbas turut bergabung di tim Muspika. Pertandingan berlangsung santai namun seru, diselingi canda tawa antar pemain. Gol tunggal kemenangan tim Muspika tercipta melalui tendangan Hasan Basri yang menggetarkan gawang PGRI, disambut sorak sorai penonton. Skor akhir 1-0 untuk tim Muspika menjadi penutup manis rangkaian pembukaan hari itu.
Kegiatan Porseni HUT RI ke-80 Kecamatan Suppa diikuti oleh seluruh desa dan kelurahan, menampilkan beragam lomba olahraga, seni, dan budaya yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan. (***)





















Discussion about this post