BERITAPERS || Palopo – Kasus penganiayaan mendominasi angka kriminalitas di Kota Palopo sepanjang Januari hingga September 2025. Data tersebut disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Palopo, IPTU Sahrir.
Dalam beberapa bulan terakhir, kasus penganiayaan tercatat paling tinggi dibandingkan tindak kriminal lain di Kota Palopo. IPTU Sahrir, Kasat Reskrim Polres Palopo, menegaskan bahwa tren ini terlihat jelas sejak awal tahun hingga pertengahan September 2025.
“Selain penganiayaan, kasus pencurian berada di urutan kedua daftar kasus tertinggi di Palopo,” ungkapnya, Senin (15/9/2025).
Meski angka penganiayaan meningkat, Polres Palopo berkomitmen menjaga keterbukaan informasi kepada masyarakat melalui kemitraan dengan media. IPTU Sahrir menegaskan, pihaknya tidak menutup diri dari awak pers.
“Kami tidak alergi dengan teman-teman wartawan, Polres selalu welcome,” tandasnya.
Tren meningkatnya kasus penganiayaan dipandang sebagai sinyal adanya persoalan sosial yang lebih dalam, mulai dari konflik personal hingga gesekan antarwarga. Aparat kepolisian diminta meningkatkan langkah preventif agar angka kriminalitas dapat ditekan.
Dengan penganiayaan mendominasi crime index, Polres Palopo diperkirakan akan memperkuat strategi pencegahan dan penegakan hukum. Sinergi dengan media diharapkan menjadi pintu masuk untuk membangun kesadaran publik dalam mencegah tindak kekerasan. (***)




















