BERITAPERS || Lanrisang, Pinrang – UPT SMAN 10 Lanrisang Pinrang melaksanakan kegiatan Pemaparan Visi Misi dan Debat Calon Ketua serta Wakil Ketua OSIS periode 2025–2026 pada Senin (22/09/2025). Acara ini menjadi ajang penting bagi para kandidat untuk menunjukkan kualitas kepemimpinan, gagasan, serta strategi mereka dalam membangun OSIS ke depan.
Tiga pasangan calon (paslon) resmi tampil di hadapan siswa, guru, dan jajaran sekolah untuk menyampaikan visi serta misi mereka:
Paslon Nomor Urut 1: Muhammad Apdan S – Inez Syahruni
Visi: Menjadikan OSIS SMAN 10 Pinrang lebih disiplin, berkarakter, kreatif, dan berakhlak mulia.
Paslon Nomor Urut 2: Noor Safika – Khairin Salsa Mutmainna
Visi: Mewujudkan OSIS SMAN 10 Pinrang yang berintegritas, kreatif, dan berperan aktif dalam membangun lingkungan sekolah yang berprestasi, harmonis, serta berkarakter.
Paslon Nomor Urut 3: Talita Asyifa (X.2) – Vuji Andini (X.2)
Visi: Meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam kegiatan OSIS melalui kerja sama yang menarik dan bermanfaat.
Dalam kesempatan tersebut, setiap paslon tidak hanya memaparkan visi misi, tetapi juga diuji lewat sesi debat. Mereka ditantang untuk memberikan jawaban atas berbagai pertanyaan seputar program kerja, penguatan karakter siswa, pengembangan kreativitas, hingga strategi meningkatkan peran OSIS sebagai wadah aspirasi siswa.
Sesi debat berlangsung dinamis, disertai antusiasme siswa yang aktif mengajukan pertanyaan kritis. Ketiga paslon berusaha menjawab dengan percaya diri, menampilkan kemampuan komunikasi dan kerja sama yang baik dengan pasangannya.
Kepala UPT SMAN 10 Pinrang Hj. Ida Riliani,S.Pd.,M.Pd dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremonial pemilihan OSIS, tetapi juga bagian dari pendidikan demokrasi. “Melalui proses ini, siswa belajar berdemokrasi, mengemukakan pendapat, serta memilih pemimpin yang mampu membawa OSIS menjadi lebih baik,” ujarnya.
Pemaparan visi misi dan debat ini menjadi awal menuju proses pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMAN 10 Pinrang periode 2025–2026. Diharapkan, siswa dapat memilih pemimpin yang benar-benar visioner, amanah, serta mampu menggerakkan seluruh potensi siswa untuk kemajuan sekolah. (Mlp)










