BERITAPERS, Takalar, 29 Oktober 2025 – Tim dosen Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Paddinging, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Desa Binaan UMI yang bekerja sama dengan kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) setempat.
Kegiatan yang diikuti oleh 22 peserta ini mengusung tema “Pemberdayaan Kelompok PKK Melalui Inovasi Pembuatan Teh Celup dari Kombinasi Daun Pegagan, Kayu Secang, dan Daun Stevia sebagai Penjaga Fungsi Pencernaan dan Kardiovaskular”.
Program ini didanai oleh Universitas Muslim Indonesia melalui Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPKM-UMI) dalam skema PKM Desa Binaan. Tim pengabdi terdiri dari dosen dan mahasiswa Fakultas Farmasi, diketuai oleh apt. Irma Santi, S.Farm., M.Farm., bersama Prof. Dr. apt. Andi Emelda, S.Si., M.Si., dan apt. Ira Asmaliani, S.Farm., M.Si., serta dibantu oleh dua mahasiswa, Muhammad Affan Ashar, S.Farm., dan Namira Madi.
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memberdayakan ibu-ibu PKK dengan pengetahuan tentang pemanfaatan tanaman herbal lokal, sehingga tanaman liar di sekitar dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus menyehatkan. Dalam pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada khasiat daun pegagan, kayu secang, dan stevia yang telah terbukti memiliki manfaat bagi kesehatan pencernaan dan jantung.
Selain teori, peserta juga mendapatkan pelatihan praktis mulai dari proses pengeringan dan penghalusan bahan, formulasi perbandingan yang tepat, hingga teknik pengemasan teh celup secara higienis dan menarik.
Ketua tim pengabdi, apt. Irma Santi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen UMI dalam menyebarkan ilmu pengetahuan dan memberdayakan masyarakat melalui inovasi berbasis kearifan lokal.
“Kami ingin masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dapat melihat potensi besar tanaman herbal di sekitar mereka. Dengan kreativitas dan inovasi, bahan sederhana bisa menjadi produk yang bernilai jual tinggi dan menyehatkan,” ujarnya.
Program ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kewirausahaan masyarakat desa Paddinging serta mendorong kecintaan terhadap produk lokal. Selain itu, inovasi teh herbal ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat dengan mengonsumsi minuman alami yang bermanfaat.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi UMI dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui ilmu pengetahuan dan inovasi berbasis herbal Indonesia. (*)





















Discussion about this post