BERITAPERS || MAKASSAR — Ikatan Prosthodontis Indonesia (IPROSI) secara resmi memilih kepemimpinan baru dalam Musyawarah Nasional (Munas) XII yang berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 November 2025. Munas ini dipusatkan di Hotel Claro Makassar, dengan acara puncak yang akan digelar di Lapangan Karebosi, Makassar (6/11/2025)
Munas XII IPROSI ini mengangkat tema yang sangat relevan dengan perkembangan ilmu kedokteran gigi modern: “Prosthodontics Reimagined, Integrative Approaches for Holistic and Sustainable Patient Care”.
Tema ini secara garis besar mendorong para prosthodontis di seluruh Indonesia untuk melakukan peninjauan ulang terhadap pendekatan praktik, menekankan pentingnya perawatan pasien yang bersifat integratif, menyeluruh (holistic), serta berkelanjutan dalam jangka panjang.
Puncak dari Munas yang diisi dengan diskusi ilmiah dan workshop ini adalah pemilihan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IPROSI untuk periode mendatang. Konsensus dicapai dengan terpilihnya Drg. Irman Syiarudin, Sp.Pros, sebagai Ketua Umum PP IPROSI untuk masa jabatan 2025-2028.
Usai terpilih, Drg. Irman Syiarudin menyampaikan pandangannya mengenai tantangan besar yang akan diemban IPROSI di bawah kepemimpinannya. Ia mengakui bahwa menjalankan organisasi profesi membutuhkan dukungan kolektif.
“Amanah sebagai pemimpin suatu organisasi dan profesinya memang tidak mudah. Perlu dukungan dari anggotanya dalam hal ini, teman sejawat Prosthodontis, supaya kedepannya IPROSI dapat berjalan dengan baik,” ujar Drg. Irman Syiarudin.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa IPROSI memiliki komitmen kuat untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesehatan gigi masyarakat Indonesia. Dukungan ini akan difokuskan pada pelayanan sesuai kompetensi prostodontis.
Kompetensi utama yang disorot adalah pelayanan kesehatan yang berhubungan dengan gigi tiruan (protesa) atau hal lainnya yang sesuai dengan keahlian prostodontis itu sendiri. Hal ini menjadi kunci utama kontribusi IPROSI bagi masyarakat.
Secara khusus, Drg. Irman Syiarudin menyoroti Program BPJS Kesehatan. Menurutnya, program nasional ini sudah berjalan dengan baik dan sangat membantu sekali masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan.
“Tentunya kami di sini harus mendukung dan itu sudah merupakan bagian dari kebijakan BPJS untuk melayani kesehatan gigi masyarakat dalam hal ini pembuatan protesa,” tegasnya.
Ia menutup dengan harapan agar dukungan terhadap BPJS ini dapat terus diperkuat. “Ini juga perlu dukungan agar masyarakat bisa terlayani dengan baik,” pungkasnya, menunjukkan IPROSI siap berkolaborasi demi pelayanan kesehatan gigi yang optimal dan merata.
(Rafi)






















Discussion about this post