BERITAPERS || MAKASSAR – Di balik dinding Hotel Continent Centrepoint Makassar, sebuah misi kemanusiaan yang mendesak tengah diperkuat. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Gowa mengambil langkah strategis dengan menggelar kegiatan “Peningkatan Kapasitas Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (KTP/A) serta Pencegahan Perkawinan Usia Anak”, Senin (24/11/2026).
Acara ini bukan sekadar pelatihan teknis biasa. Di tengah tantangan sosial yang kian kompleks, kegiatan ini menjadi wadah konsolidasi bagi para garda terdepan pelindung masyarakat untuk menyatukan persepsi dan strategi.
Kepala Dinas DPPPA Kabupaten Gowa, Kawaidah Alham, hadir langsung untuk memimpin jalannya kegiatan. Dalam arahannya, sosok perempuan yang dikenal gigih memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak ini menekankan bahwa kekerasan dan pernikahan dini adalah dua mata rantai yang harus diputus secara bersamaan.
“Kita tidak sedang berbicara tentang angka statistik semata, tetapi tentang nyawa dan masa depan generasi penerus Gowa,” tegas Kawaidah.
Ia menyoroti bahwa perkawinan usia anak seringkali menjadi gerbang pembuka bagi masalah sosial lainnya, mulai dari putus sekolah, kemiskinan struktural, hingga tingginya risiko Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Oleh karena itu, peningkatan kapasitas bagi para pemangku kepentingan menjadi hal yang tidak bisa ditawar lagi.
Melalui forum ini, peserta dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai regulasi, teknik deteksi dini, hingga pendekatan persuasif kepada masyarakat. Tujuannya jelas menciptakan lingkungan di mana perempuan merasa aman dan anak-anak bisa tumbuh sesuai usianya tanpa dipaksa menjadi dewasa sebelum waktunya.
Upaya pencegahan kekerasan dan perkawinan usia anak memerlukan kolaborasi lintas sektor, bukan hanya menjadi tugas pemerintah daerah semata.
“Kekerasan terhadap perempuan dan anak serta praktik perkawinan usia dini merupakan persoalan serius yang harus kita cegah bersama. Pencegahan paling efektif dimulai dari keluarga, melalui pola asuh penuh cinta, pengawasan, edukasi, dan kemampuan mengenali potensi risiko di lingkungan,” ujar Kawaidah.
Kegiatan di Hotel Continent Centrepoint ini menjadi sinyal kuat dari Pemerintah Kabupaten Gowa bahwa perlindungan terhadap kelompok rentan adalah prioritas mutlak. Dengan kapasitas yang meningkat, diharapkan angka kekerasan dan pernikahan anak di Butta Gowa dapat ditekan hingga titik terendah, demi menyongsong masa depan daerah yang lebih bermartabat.
(Rafi)





















Discussion about this post