BERITAPERS || Pinrang — Rabu, 17 Desember 2025. TNI melalui Kodim dan Yonif 721/Makassau Pinrang menunjukkan respons cepat dan nyata dalam penanganan pascabencana angin puting beliung yang melanda wilayah Kabupaten Pinrang.
Atas perintah Pgs.Danbrigif 11/BS Kolonel Inf Rahman kepada Danyonif 721/Mks Letkol Inf Farid Heru Puriyanto,S.H. untuk bertindak dan bergerak cepat ke lokasi bencana angin puting beliung di desa kassie dan Desa jampue Kec.Lanrisang Kab.Pinrang, personel TNI tidak hanya melakukan tanggap darurat, tetapi juga telah terjun langsung membantu perbaikan rumah warga terdampak.
Pada H+1 pascakejadian, personel TNI bersama BPBD dan Pemerintah Daerah menyalurkan bantuan emergensi berupa sembako, matras, selimut, dan terpal kepada warga terdampak. Bersama unsur Forkopimda, dilakukan peninjauan lokasi serta assessment terhadap kerusakan yang ditimbulkan bencana. Sebanyak 5 orang Babinsa dan 40 personel Yonif 721 dikerahkan untuk membantu pembersihan puing-puing bangunan yang rusak.
Memasuki H+2, bantuan lanjutan kembali disalurkan melalui posko bersama. Pemerintah Daerah juga memberikan bantuan dana secara langsung kepada masing-masing warga terdampak untuk keperluan perbaikan rumah. Pada tahap ini, 2 orang Babinsa dan 74 personel Yonif 721 kembali diterjunkan melaksanakan kerja bakti pembersihan puing sekaligus mulai membantu perbaikan awal rumah warga yang materialnya telah tersedia.
Pada H+3, TNI meningkatkan dukungan dengan menyiapkan 10 orang personel tukang dari Kodim dan 40 personel Yonif 721 untuk membantu percepatan perbaikan rumah warga. Personel Yonif 721 telah terjun langsung ke lokasi untuk membantu pemasangan rangka, perbaikan atap, serta pekerjaan konstruksi ringan hingga sedang, sebagai bentuk kepedulian dan percepatan pemulihan pascabencana.
Berdasarkan data sementara, bencana tersebut mengakibatkan 53 unit rumah terdampak, dengan rincian 19 rumah rusak berat, 11 rumah rusak sedang, dan 23 rumah rusak ringan. Selain itu, dua fasilitas pendidikan, masing-masing satu unit SD dan satu unit TK, turut mengalami kerusakan.
Kapten Inf Rizal selaku Danki yang memimpin personel Yonif 721/Mks di lokasi bencana menegaskan bahwa kehadiran TNI di lapangan merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.
“Bantuan dana perbaikan rumah telah disalurkan langsung kepada warga terdampak, sehingga kami mendorong agar perbaikan segera dilakukan. Personel Kodim dan Yonif 721 sudah terjun langsung membantu perbaikan rumah warga, dan kami siap mendukung penuh apabila material bangunan telah tersedia,” ujar Kapten Inf Rizal.
Ia menambahkan bahwa TNI akan terus bersinergi dengan seluruh pihak terkait.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, BPBD, dan Forkopimda agar proses pemulihan berjalan cepat dan masyarakat bisa segera kembali beraktivitas secara normal,” tambahnya.
Sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, BPBD, dan Forkopimda diharapkan mampu mempercepat pemulihan wilayah terdampak serta meringankan beban masyarakat pascabencana. (Mlp)










