BERITAPERS || Pinrang — Rabu, 7 Januari 2026. Dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran dan profesionalisme pendidik, SMA Negeri 10 Lanrisang, Kabupaten Pinrang, menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan Pendampingan dan Pembinaan Pengawas Sekolah Berbasis Digital yang disosialisasikan langsung oleh Pengawas Pembina SMAN 10 Pinrang, Dra. Darna, M.M.
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi peningkatan kualitas pendidikan yang berorientasi pada penguatan kompetensi guru di era transformasi digital, sekaligus mendukung implementasi sistem penjaminan mutu internal sekolah.
Sosialisasi yang berlangsung di lingkungan SMA Negeri 10 Lanrisang Pinrang ini diikuti oleh kepala sekolah, guru, serta unsur pendidik lainnya. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala SMA Negeri 10 Pinrang, Hj. Ida Riliani, yang menegaskan pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi guru agar mampu beradaptasi dengan perubahan dan tuntutan pembelajaran abad ke-21.
Dalam pemaparannya, Dra. Darna, M.M. menjelaskan bahwa pendampingan dan pembinaan pengawas sekolah berbasis digital memiliki sejumlah tujuan strategis. Di antaranya adalah meningkatkan kompetensi digital guru dalam proses pembelajaran, sehingga guru mampu memanfaatkan teknologi secara efektif dan inovatif di kelas.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembelajaran, mendorong implementasi pembelajaran yang berpusat pada murid, serta memperkuat praktik refleksi dan perbaikan berkelanjutan dalam kinerja guru. Aspek penting lainnya adalah peningkatan kualitas asesmen pembelajaran agar penilaian tidak hanya berfokus pada hasil, tetapi juga pada proses dan perkembangan peserta didik.
“Melalui pendampingan berbasis digital ini, diharapkan guru mampu mengembangkan budaya berbagi praktik baik antar sesama pendidik, sehingga tercipta kolaborasi yang sehat dan saling menguatkan,” ujar Dra. Darna, M.M.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan kinerja guru secara terukur dan akuntabel, sekaligus mendukung pemenuhan standar proses dan standar pendidik sebagai bagian penting dari sistem penjaminan mutu internal sekolah.
Kepala SMA Negeri 10 Pinrang, Hj. Ida Riliani, SE,
M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pendampingan dari pengawas pembina menjadi motivasi dan penguatan bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, guru-guru SMAN 10 Pinrang semakin profesional, kreatif, dan adaptif terhadap perubahan. Pembelajaran yang dilaksanakan di kelas diharapkan menjadi lebih bermakna, menarik, dan memberikan dampak nyata bagi peserta didik,” ungkapnya.
Adapun dampak yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain terjadinya peningkatan hasil belajar dan penguatan karakter peserta didik, serta terbentuknya budaya sekolah yang reflektif, kolaboratif, dan berbasis data. Dengan demikian, sekolah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan kompetensi abad ke-21.
Melalui pendampingan dan pembinaan pengawas sekolah berbasis digital ini, SMA Negeri 10 Lanrisang Pinrang optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan mewujudkan sekolah yang unggul, berdaya saing, serta responsif terhadap dinamika perkembangan dunia pendidikan. (Mlp)










