BeritaPers. Makassar || Tepat hari ini, 29 Januari 2026, kemeriahan Sulawesi Education & Techno Expo 2026 di Phinisi Ballroom 2, Lantai 2 Hotel Claro Makassar resmi berakhir. Sejak dibuka pada 27 Januari lalu, atmosfer semangat akademik begitu terasa, mempertemukan lebih dari 80 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Swasta (PTS) dari seluruh penjuru Indonesia. Di tengah riuhnya persaingan inovasi pendidikan, booth STIMI YAPMI Makassar tampil mencolok, bukan hanya karena desainnya, tetapi karena antusiasme luar biasa dari para calon pemimpin masa depan yang memadati area pameran kami.
Selama tiga hari perhelatan, tercatat sebanyak 382 siswa-siswi SMA/SMK sederajat telah memantapkan hati untuk menggali informasi dan menyatakan ketertarikannya bergabung bersama STIMI YAPMI Makassar. Menariknya, data menunjukkan dinamika harapan finansial yang realistis namun ambisius dari para calon mahasiswa: sebesar 64,7% sangat mendambakan potongan UKT 50%, sementara 35,3% lainnya menaruh harapan besar pada program bebas UKT selama 4 semester. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan potret semangat generasi muda yang ingin terus belajar di tengah tantangan ekonomi, sebuah amanah yang disambut hangat oleh manajemen kampus.
Ketua Panitia, Bapak Muh Anwar. HM, menyampaikan rasa harunya atas keberhasilan ini. Beliau menekankan bahwa kesuksesan booth STIMI YAPMI bukanlah hasil kerja satu orang, melainkan buah dari kerja keras tim yang tak kenal lelah serta kerja sama yang begitu solid. “Apresiasi setinggi-tingginya saya haturkan kepada seluruh tim, perwakilan BEM, dan civitas akademika yang telah mencurahkan energi dan pikiran. Dukungan lembaga sangat luar biasa, membuat setiap hambatan di lapangan terasa seperti kerikil kecil yang mudah dilewati,” ujarnya dengan mata berbinar penuh bangga.
Senada dengan itu, Ketua STIMI YAPMI Makassar, Bapak Dr. Ibrahim Syah, SE., M.M, memberikan dukungan yang sangat kuat bagi keberlanjutan prestasi ini. Beliau menegaskan bahwa kehadiran STIMI YAPMI di expo ini adalah bukti komitmen kampus dalam mendekatkan pendidikan manajemen berkualitas kepada masyarakat luas. Beliau sangat mengapresiasi inovasi tim lapangan yang mampu menjaring ratusan peminat, seraya berjanji akan terus memberikan support maksimal bagi setiap inisiatif yang memajukan nama baik institusi di kancah nasional.
Dari sisi akademik, Bapak Dr. Syahrir, SE., M.M selaku Waka 1 bersama Ketua LPM, Bapak Dr. Dahlan, SE., MM, menyoroti betapa pentingnya sinkronisasi antara promosi dan kualitas mutu. Mereka sepakat bahwa antusiasme 382 pendaftar tersebut harus dijawab dengan kesiapan kurikulum yang adaptif. Mereka juga memuji keterlibatan aktif mahasiswa yang terjun langsung, membuktikan bahwa mahasiswa STIMI YAPMI tidak hanya jago di ruang kuliah, tetapi juga piawai dalam berkomunikasi dan membangun branding kampus di depan publik.

Dukungan administratif dan kemahasiswaan pun mengalir deras dari Waka 2, Ibu Rukmana, SE., MM, dan Waka 3, Ibu Adrianah, S.Pd., M.Pd. Secara khusus, mereka memberikan sorotan tajam pada peran Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang menjadi garda terdepan selama pameran berlangsung. Menurut mereka, sinergi antara manajemen dan organisasi mahasiswa adalah kunci utama mengapa booth STIMI YAPMI selalu tampak hidup dan ramah bagi pengunjung, menciptakan ekosistem promosi yang organik dan penuh kekeluargaan.
Bicara soal BEM, tak lengkap rasanya jika tidak menyebut sosok Harlan, sang Ketua BEM yang “ajaib”. Harlan adalah tipe pemimpin yang sepertinya punya baterai cadangan di punggungnya; ia ada di mana-mana, mulai dari membagikan brosur hingga menjadi seksi sibuk yang memastikan teman-temannya sudah makan siang. Dengan gaya bicaranya yang jenaka dan sesekali menyelipkan candaan receh untuk mengusir penat tim, Harlan berhasil menjaga moral rekan-rekannya tetap tinggi hingga detik-detik terakhir penutupan expo, membuktikan bahwa menjadi pemimpin itu harus siap jadi “pelayan” sekaligus penghibur.
Harlan memang luar biasa dalam mengoordinasi teman-temannya, memastikan setiap shift penjagaan booth berjalan lancar tanpa ada yang merasa terbebani. Dukungannya kepada rekan-rekan mahasiswa bukan sekadar instruksi, tapi lebih kepada ajakan untuk “seru-seruan bareng tapi tetap profesional”. Kehadirannya membuat suasana di Hotel Claro tidak terasa kaku, melainkan penuh tawa yang justru menarik perhatian para siswa untuk mampir dan bertanya lebih jauh tentang kampus STIMI YAPMI Makassar.
Kegiatan Sulawesi Education & Techno Expo ini dipandang sebagai momentum krusial bagi STIMI YAPMI Makassar untuk memetakan kebutuhan calon mahasiswa di tahun 2026. Lebih dari sekadar ajang promosi, ini adalah jembatan komunikasi antara dunia pendidikan tinggi dengan kegelisahan serta harapan siswa terhadap masa depan mereka. Di sinilah kampus hadir bukan sebagai menara gading, melainkan sebagai mitra yang mendengarkan aspirasi mereka, termasuk mengenai skema bantuan UKT yang sangat dinanti.
Kesan mendalam pun tertinggal di sudut-sudut Phinisi Ballroom 2. Bagi seluruh tim, lelah selama tiga hari terbayar lunas saat melihat binar harapan di mata para siswa yang bertanya tentang masa depan mereka. Kebersamaan yang terjalin antar civitas akademika, dari jajaran pimpinan hingga mahasiswa, menjadi catatan sejarah baru bahwa STIMI YAPMI Makassar adalah keluarga besar yang punya visi yang sama: mencerdaskan bangsa dengan hati dan aksi nyata.
Harapan ke depan, semangat yang membara di Expo 2026 ini tidak padam seiring ditutupnya pameran. Angka 382 peminat adalah awal dari perjalanan panjang untuk membimbing mereka menjadi manajer dan pengusaha hebat di masa depan. Manajemen berkomitmen untuk menindaklanjuti harapan para siswa, terutama terkait potongan UKT, agar akses pendidikan berkualitas tetap bisa dijangkau oleh mereka yang memiliki kemauan keras untuk maju.
Selamat tinggal Hotel Claro, dan selamat datang para calon mahasiswa baru di kampus STIMI YAPMI Makassar. Perjalanan singkat di expo ini adalah langkah awal dari ribuan mil kesuksesan yang akan kita raih bersama. Terima kasih kepada seluruh panitia, tim pendukung, dan setiap jiwa yang telah memberikan kontribusinya kalian adalah pahlawan di balik layar yang membuat STIMI YAPMI tetap bersinar di antara puluhan perguruan tinggi lainnya.






















Discussion about this post