BERITAPERS || PAREPARE — Selasa, 24 Februari 2026. Suasana bulan suci Ramadhan di Masjid Syekh Abdillah Mandar yang beralamat di Jalan Puan Midding, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, semakin khidmat dengan kehadiran dua penceramah muda yang merupakan saudara kandung. Keduanya, Andi Ainun Nishya Asri dan Andi Muhammad Alfian Asri, secara bergantian mengisi ceramah Ramadhan pada malam ke 5 dan malam ke 7 di hadapan jamaah masjid.
Menariknya, masjid tersebut juga berada di lingkungan tempat tinggal keluarga kedua santri tersebut, sehingga kehadiran mereka tidak hanya sebagai penceramah, tetapi juga sebagai bagian dari jamaah yang tumbuh dan dibina di lingkungan yang sama.
Andi Ainun Nishya Asri tercatat sebagai santri kelas VII di Pondok Pesantren Lil Banat Ujung Lare Kota Parepare. Meski masih duduk di bangku kelas VII, ia telah menunjukkan keberanian dan kemampuan menyampaikan materi ceramah dengan baik dan terstruktur. Dalam tausiyahnya, ia mengangkat tema-tema seputar keutamaan puasa, pentingnya menjaga akhlak, serta memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri.
Sementara itu, kakaknya, Andi Muhammad Alfian Asri, merupakan santri kelas Xl MAN 2 Kota Parepare. Dengan pemahaman yang lebih mendalam, ia membawakan ceramah yang menekankan penguatan keimanan, peningkatan kualitas ibadah, serta pentingnya mempererat ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan bermasyarakat.
Keduanya adalah putra dan putri dari pasangan Andi Asri Azis,S.Pd.,Gr dan Fadliah Hamzah, S.Pd, yang berprofesi sebagai guru di SMP Negeri 9 Parepare. Latar belakang keluarga pendidik tersebut dinilai memberikan fondasi kuat dalam pembentukan karakter, kedisiplinan, serta semangat menuntut ilmu, baik di bidang akademik maupun keagamaan.
Imam Masjid Syekh Abdillah Mandar, Ayyub Hamid, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya terhadap kedua santri tersebut.
“Kami sangat bangga melihat generasi muda, apalagi putra-putri dari lingkungan masjid ini sendiri, mampu tampil percaya diri menyampaikan ceramah di bulan suci Ramadhan. Ini adalah tanda bahwa pembinaan keagamaan di keluarga dan pesantren berjalan dengan baik. Semoga keduanya terus istiqamah dalam menuntut ilmu dan kelak menjadi generasi yang bermanfaat bagi umat,” ujar Ayyub Hamid.
Menurutnya, keterlibatan anak-anak dan remaja dalam kegiatan dakwah merupakan bagian penting dari proses regenerasi ulama dan dai di masa depan. Ia berharap langkah yang ditunjukkan Andi Ainun Asri dan Andi Alfian Asri dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di Kota Parepare.
Partisipasi aktif kedua saudara kandung ini tidak hanya memperkaya rangkaian ceramah Ramadhan, tetapi juga mempertegas peran masjid sebagai pusat pembinaan umat dan pengembangan potensi generasi muda. Ramadhan pun menjadi momentum strategis dalam menanamkan nilai-nilai keimanan, akhlak, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat. (MLP)










