BERITAPERS || MAKASSAR – Pemerintah Kecamatan Mariso kembali melaksanakan agenda Safari Ramadhan 1447 Hijriah sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Pemerintah Kota Makassar dalam mempererat silaturahmi sekaligus menyosialisasikan arah kebijakan pembangunan daerah. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa malam (3/3/2026) di Masjid Nurul Qalbi, RW 004, Kelurahan Kunjung Mae, Kecamatan Mariso, Kota Makassar.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Isya dan Tarawih berjamaah yang diikuti ratusan warga. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, mencerminkan semangat kebersamaan masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
Dalam sambutannya, Camat Mariso, Andi Syahrir Mappatoba, SE., menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan sarana efektif untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Momentum Ramadhan, menurutnya, menjadi ruang strategis untuk menyampaikan program prioritas sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.
“Melalui Safari Ramadhan ini, kami ingin memastikan bahwa kebijakan dan program Pemerintah Kota Makassar benar-benar diketahui dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Partisipasi warga menjadi elemen penting dalam keberhasilan pembangunan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Camat Mariso memaparkan tujuh program prioritas Pemerintah Kota Makassar yang saat ini tengah dioptimalkan pelaksanaannya.
Program pertama menyasar sektor pendidikan melalui pemberian seragam sekolah gratis bagi siswa baru tingkat SD dan SMP guna meringankan beban orang tua serta menjamin pemerataan akses pendidikan.
Program kedua berkaitan dengan layanan dasar masyarakat, yakni perluasan sambungan air bersih PDAM secara gratis bagi warga yang belum terlayani secara optimal.
Program ketiga berupa perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, mencakup perlindungan kecelakaan kerja hingga santunan kematian.
Selanjutnya, program keempat berfokus pada pembangunan stadion representatif sebagai sarana olahraga dan pusat aktivitas masyarakat yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Program kelima adalah penguatan pelayanan publik berbasis digital melalui Super Apps “Lontara+”, yang mengintegrasikan berbagai layanan pemerintahan dalam satu platform guna meningkatkan efisiensi dan transparansi.
Adapun program keenam menyangkut kebijakan iuran sampah gratis yang telah diberlakukan guna menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat tanpa membebani masyarakat.
Program ketujuh menitikberatkan pada penguatan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Sebagai tuan rumah kegiatan, Ketua Badan Masjid Nurul Qolbi, Andi Nonong Sunrawali, SE., MM., menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya untuk menjadi lokasi pelaksanaan Safari Ramadhan.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Mariso dan Pemerintah Kota Makassar yang telah memilih Masjid Nurul Qolbi sebagai tuan rumah Safari Ramadhan. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memakmurkan masjid dan memperkuat kebersamaan umat,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua RW 04 Kelurahan Kunjung Mae, Thohad Hasli, A.Md., Par. Ia menyatakan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut di wilayahnya.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat RW 04 Kunjung Mae, kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran jajaran Pemerintah Kecamatan Mariso dalam kegiatan Safari Ramadhan ini. Sebagai tuan rumah, kami merasa terhormat dan siap terus bersinergi mendukung program-program prioritas Pemerintah Kota Makassar,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa jajaran pengurus RW dan RT bersama tokoh masyarakat berkomitmen untuk mengawal serta menyukseskan setiap program pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh warga.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Kunjung Mae, unsur Babinsa, pengurus PKK, serta para Ketua RT dan RW setempat. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat dalam satu forum keagamaan ini mencerminkan soliditas dan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah.
Melalui Safari Ramadhan ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengawal pelaksanaan program prioritas Kota Makassar. Ramadhan pun tidak hanya menjadi momentum peningkatan spiritualitas, tetapi juga penguatan tanggung jawab kolektif dalam mewujudkan Makassar yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera. (MLP)










