BERITAPERS || Suppa, Pinrang — Pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) di MA Biharul Ulum Ma’arif Kabupaten Pinrang berlangsung dengan nuansa berbeda namun tetap khidmat, Kamis (9/4/2026). Di tengah proses pembangunan gedung madrasah yang telah mencapai progres sekitar 85 persen, sebanyak 50 peserta didik tetap mengikuti ujian dengan penuh semangat di ruang terbuka yang difasilitasi dengan tenda darurat.
Kondisi tersebut tidak mengurangi kualitas pelaksanaan ujian. Justru, suasana alami di bawah rindangnya pepohonan menghadirkan kesejukan yang mendukung konsentrasi peserta didik. Para siswa tampak tetap fokus, tertib, dan disiplin dalam mengerjakan soal ujian, mencerminkan kesiapan akademik sekaligus mental yang baik.
Pelaksanaan UM ini turut dimonitor secara langsung oleh Muhammad Idris Usman, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang. Dalam kunjungannya, ia didampingi oleh Ramli Alias selaku Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Pinrang, bersama sejumlah pejabat dan tim monitoring lainnya, yakni Hj. Nasiba, Hj. Hernianti, St. Humaira, dan Tahir.
Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelaksanaan ujian berjalan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan, sekaligus mengevaluasi implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang tengah dijalankan di lingkungan madrasah. Dalam arahannya, Kepala Kemenag Pinrang menekankan pentingnya menjaga integritas, kejujuran, serta kualitas dalam setiap tahapan pelaksanaan ujian.
“Walaupun berada dalam kondisi sarana yang masih terbatas, saya melihat semangat dan komitmen seluruh pihak sangat luar biasa. Ini menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi juga oleh dedikasi tenaga pendidik dan kesungguhan peserta didik,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala MA Biharul Ulum Ma’arif Suppa, Arifuddin, S.Pd.,M.Pd, menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian di tengah proses pembangunan merupakan tantangan sekaligus momentum untuk menunjukkan ketangguhan seluruh warga madrasah.
“Kami menyadari kondisi ini bukan situasi yang ideal, namun kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada peserta didik. Pelaksanaan ujian di ruang terbuka ini adalah solusi sementara agar proses akademik tetap berjalan tanpa penundaan,” ujar Arifuddin.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi semangat para siswa yang tetap antusias mengikuti ujian meski dalam keterbatasan.
“Alhamdulillah, anak-anak tetap menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Dukungan dari para guru dan panitia juga sangat luar biasa sehingga pelaksanaan Ujian Madrasah dapat berlangsung dengan tertib dan lancar,” tambahnya.
Di sisi lain, pihak madrasah menyampaikan bahwa pembangunan gedung yang kini telah mencapai 85 persen diharapkan segera rampung dalam waktu dekat. Dengan fasilitas yang lebih representatif nantinya, MA Biharul Ulum Ma’arif optimistis mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan mendukung peningkatan prestasi peserta didik.
Momentum ini sekaligus menjadi refleksi bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih kualitas pendidikan yang unggul. Semangat kebersamaan, kerja keras, dan komitmen seluruh elemen madrasah menjadi fondasi penting dalam mewujudkan visi pendidikan yang maju dan berdaya saing.
Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia. (MLP)










