BERITAPERS, Makassar – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Simbuang–Mappak (IPPEMSI) Makassar menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Fly Over hingga Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kota Makassar, pada Kamis. (09/04/2026)
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk tuntutan terhadap pemerintah atas kondisi Jalan Poros Simbuang–Mappak yang dinilai belum mendapatkan perhatian serius, meski kerusakannya sudah cukup lama dikeluhkan masyarakat.
Kondisi jalan yang rusak parah, khususnya di wilayah Puangbembe Mesakada, menjadi sorotan utama dalam aksi tersebut. Warga setempat disebut harus menghadapi risiko keselamatan setiap hari, sekaligus mengalami hambatan dalam aktivitas ekonomi maupun sosial.
Koordinator lapangan aksi, Alen Baso, menyampaikan bahwa demonstrasi ini merupakan akumulasi dari keresahan masyarakat yang merasa belum mendapatkan hak atas infrastruktur jalan yang layak.
Menurutnya, Jalan Poros Simbuang–Mappak memiliki peran vital sebagai akses utama masyarakat, namun hingga saat ini kondisinya masih jauh dari kata memadai dan terkesan belum menjadi prioritas pemerintah.
Dalam tuntutannya, massa aksi meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan segera mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan, terutama pada titik-titik yang mengalami kerusakan paling parah.
Selain itu, mereka juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi terkait rencana pembangunan jalan agar masyarakat memperoleh kejelasan mengenai tindak lanjut yang akan dilakukan.
IPPEMSI Makassar menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk aspirasi masyarakat yang menginginkan pemerataan pembangunan infrastruktur. Mereka berharap pemerintah segera merespons tuntutan tersebut dengan langkah nyata.
Jika dalam waktu dekat tidak ada kejelasan, massa menyatakan siap kembali turun ke jalan sebagai bentuk komitmen untuk terus mengawal persoalan ini. (*)






















Discussion about this post