BERITAPERS || LANRISANG, PINRANG – Semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat kembali melahirkan sebuah karya nyata bagi kepentingan rakyat. Jembatan Perintis Garuda yang berada di Lingkungan Sumpang Saddang, Kelurahan Lanrisang, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, resmi dioperasikan pada Rabu, 15 Juli 2026.
Peresmian jembatan tersebut dipimpin langsung oleh Danrem 141/Toddopuli Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, S.Sos., M.M., sebagai simbol hadirnya negara melalui TNI dalam membangun infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi, Dandim 1404/Pinrang Letkol CZI Imam Subekti, S.E., M.Sc., Anggota DPRD Kabupaten Pinrang Andri Mulyadi, S.Sos., Danramil 1404-08 Lanrisang Kapten Inf Andi Asmansyah, Kapolsubsektor Lanrisang IPDA Irwan Asmadi, para Babinsa se-Kecamatan Lanrisang, tokoh masyarakat, tokoh agama, unsur pemerintah setempat, serta siswa-siswi SD Sumpang Saddang yang turut memeriahkan momen bersejarah tersebut.
Peresmian diawali dengan penayangan dokumentasi pembangunan jembatan, dilanjutkan prosesi pemotongan pita sebagai tanda dibukanya akses bagi masyarakat. Acara kemudian ditutup dengan penandatanganan prasasti oleh Danrem 141/Toddopuli dan sesi foto bersama seluruh tamu undangan.
Jembatan Perintis Garuda menjadi infrastruktur vital yang menghubungkan permukiman warga serta memperlancar mobilitas masyarakat, termasuk aktivitas pendidikan, pertanian, dan perekonomian. Sebelum dibangun, kondisi jembatan lama dinilai sudah memprihatinkan sehingga membahayakan keselamatan warga yang melintas.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada jajaran TNI Angkatan Darat yang telah menggagas serta menggerakkan seluruh potensi daerah untuk mewujudkan pembangunan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pinrang dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran TNI Angkatan Darat, khususnya Korem 141/Toddopuli, Kodim 1404/Pinrang, serta seluruh personel yang bertugas di Lanrisang. Kehadiran jembatan ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat karena menjadi akses utama menuju permukiman warga.”
Ia menuturkan, pembangunan jembatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat mampu menghasilkan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan umum.
“Kebersamaan adalah kekuatan. Ketika pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat bergandengan tangan, tidak ada pekerjaan yang terlalu berat. Ini menjadi pelajaran berharga bahwa pembangunan daerah akan berhasil apabila seluruh elemen bersatu dan saling mendukung.”
Sementara itu, Danrem 141/Toddopuli Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan menjelaskan bahwa program pembangunan jembatan tersebut berawal dari perhatian Presiden Republik Indonesia terhadap berbagai kesulitan masyarakat di pelosok dalam mengakses fasilitas umum.
Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto merasa prihatin setelah melihat masih banyak masyarakat dan anak-anak sekolah yang harus menyeberangi sungai dengan jembatan darurat bahkan menggunakan alat sederhana saat musim hujan.
“Program ini lahir dari kepedulian Bapak Presiden yang melihat langsung kondisi masyarakat di berbagai daerah. Beliau memerintahkan TNI untuk hadir membantu rakyat melalui pembangunan jembatan-jembatan yang benar-benar dibutuhkan.”
Danrem menjelaskan bahwa di wilayah Korem 141/Toddopuli terdapat beberapa proyek pembangunan jembatan, termasuk dua unit di wilayah Kodim 1404/Pinrang. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat.
“Saya yakin tanpa bantuan pemerintah daerah dan masyarakat, jembatan ini tidak mungkin selesai tepat waktu. Terima kasih atas gotong royong yang luar biasa. Bahkan ibu-ibu setiap hari mengantarkan makanan kepada prajurit kami. Kepedulian seperti inilah yang membuat semangat anggota semakin tinggi dalam bekerja.”
Ia juga mengingatkan agar masyarakat menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Saya hanya menitip satu pesan. Tolong jembatan ini dirawat bersama. Infrastruktur ini dibangun untuk kepentingan masyarakat, sehingga menjadi tanggung jawab kita semua untuk menjaganya agar tetap bermanfaat bagi generasi yang akan datang.”
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti nyata implementasi semangat “Negara Hadir untuk Rakyat” melalui sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut tidak hanya mempermudah akses transportasi, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Lanrisang.
Dengan diresmikannya Jembatan Perintis Garuda, masyarakat Sumpang Saddang kini memiliki akses yang lebih aman, nyaman, dan layak. Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa kolaborasi dan gotong royong tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun Indonesia dari daerah. (MLP)






















Discussion about this post