BERITAPERS || PINRANG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kembali membuktikan perannya sebagai salah satu instrumen strategis dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, TMMD juga menjadi wadah memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan serta pemerataan pembangunan.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam kunjungan kerja Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD Ke-129 yang dipimpin Wakil Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Udara (Waaster Kasau), Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., di Kabupaten Pinrang, Jumat (7/8/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pengawasan langsung terhadap pelaksanaan TMMD Ke-129 Kodim 1404/Pinrang guna memastikan seluruh program yang dikerjakan berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, memenuhi standar kualitas, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Rombongan Waaster Kasau tiba di Makodim 1404/Pinrang sekitar pukul 11.30 WITA dan disambut oleh Dandim 1404/Pinrang bersama jajaran Perwira Staf. Turut hadir Kadister Lanud TNI AU Kolonel Pom I Nyoman Suardita, Pabandya Bhakti Kodam XIV/Hasanuddin Letkol Inf Muh. Yamin, Pasi Komsos Korem 141/Toddopuli Mayor Cba Sudirman, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Pinrang M. Aswin yang mewakili Bupati Pinrang, perwakilan Dinas Bina Marga Kabupaten Pinrang, Forkopimda, serta sejumlah pejabat lintas instansi.
Pertemuan diawali dengan ramah tamah yang berlangsung penuh keakraban. Momen tersebut menjadi ruang koordinasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam memperkuat komitmen bersama menyukseskan TMMD sebagai program lintas sektoral yang selama ini terbukti mampu mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Mewakili Bupati Pinrang, M. Aswin menyampaikan apresiasi atas perhatian TNI terhadap pembangunan di Kabupaten Pinrang. Ia menjelaskan bahwa kepala daerah tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut karena sedang melaksanakan tugas kedinasan dalam penanganan dampak musim kemarau panjang di sejumlah wilayah.
Dalam sambutannya, M. Aswin menilai pelaksanaan TMMD telah memberikan dampak yang sangat besar bagi masyarakat. Berbagai pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan tidak hanya membuka akses antarwilayah, tetapi juga memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
“Pemerintah Kabupaten Pinrang siap terus bersinergi dengan TNI dalam mendukung percepatan pembangunan daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap Kabupaten Pinrang kembali mendapatkan alokasi Program TMMD karena masih banyak wilayah yang membutuhkan sentuhan pembangunan, khususnya di daerah pegunungan,” ujarnya.
Sementara itu, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto menegaskan bahwa pelaksanaan pengawasan dan evaluasi bukan sekadar agenda rutin, melainkan bentuk tanggung jawab untuk memastikan seluruh sasaran TMMD benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak cukup diukur dari banyaknya pembangunan fisik yang diselesaikan, tetapi sejauh mana hasil pembangunan tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kegiatan pengawasan dan evaluasi ini bukan sekadar melihat progres pekerjaan, tetapi memastikan bahwa setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat serta sesuai dengan tujuan utama TMMD, yaitu membantu percepatan pembangunan di daerah,” tegas Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pinrang, Kodim 1404/Pinrang, Forkopimda, seluruh instansi pendukung, dan masyarakat yang telah bergotong royong mendukung pelaksanaan TMMD Ke-129.
Menurutnya, semangat kolaborasi tersebut menjadi modal utama keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dalam pemaparannya, Pasi Ter Kodim 1404/Pinrang Kapten Arh Maslan menjelaskan bahwa pelaksanaan seluruh sasaran TMMD berjalan sesuai jadwal dan petunjuk Komando Atas.
Program fisik meliputi pengerasan jalan tani sepanjang 1.568 meter, pembangunan tanggul pondasi sepanjang 3.136 meter, pembangunan satu unit plat duiker, serta pemasangan empat unit gorong-gorong yang terus menunjukkan progres signifikan.
Selain pembangunan infrastruktur, berbagai kegiatan nonfisik juga terus digencarkan melalui penyuluhan hukum, bahaya penyalahgunaan narkoba, wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, pelestarian lingkungan, hingga bakti sosial yang melibatkan berbagai instansi.
Program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) juga menunjukkan capaian positif. Lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) telah rampung 100 persen, sementara pembangunan lima titik sumur bor telah menyelesaikan empat titik dan satu titik lainnya memasuki tahap akhir penyelesaian.
Usai menerima paparan, Tim Wasev melanjutkan peninjauan ke Desa Tanra Tuo, Kecamatan Cempa. Di lokasi tersebut, rombongan melihat langsung Posko TMMD, pembangunan sumur bor, serta pembangunan jalan penghubung Desa Tanra Tuo menuju Desa Sipareppe, Kecamatan Watang Sawitto.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi teknis, progres pembangunan berjalan tepat waktu, serta seluruh hasil pembangunan benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat dalam meningkatkan akses transportasi, aktivitas ekonomi, dan pelayanan dasar.
Seluruh rangkaian kunjungan berlangsung aman, tertib, dan lancar sebelum rombongan kembali menuju Makassar.
Melalui TMMD Ke-129, TNI kembali menunjukkan perannya tidak hanya sebagai garda pertahanan negara, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan nasional. Sinergi yang terbangun antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan terus menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera. (MLP)










