BERITAPERS || LANRISANG, PINRANG — Rabu, 19 Agustus 2026. Kepedulian TNI terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat kembali diwujudkan di wilayah Sumpang Saddang, Kelurahan Lanrisang, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang. Setelah sebelumnya berhasil membangun Jembatan Aramco pertama bersama masyarakat, kini pembangunan Jembatan Aramco kedua kembali hadir untuk memperkuat akses warga.
Jembatan Aramco pertama sebelumnya dikerjakan langsung oleh personel TNI bersama masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi dan semangat gotong royong antara TNI dan warga dalam menghadirkan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.
Sementara pembangunan Jembatan Aramco kedua mendapat dukungan bantuan Aramco melalui Kodim 1404/Pinrang. Untuk pelaksanaannya, masyarakat Sumpang Saddang secara swadaya bergotong royong mengerjakan pembangunan jembatan tersebut.
Dukungan tersebut menunjukkan perhatian berkelanjutan terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat akses dan konektivitas warga di wilayah Kelurahan Lanrisang.
Babinsa Kelurahan Lanrisang, Serka Muhlis, mengatakan pembangunan dua jembatan tersebut memiliki cerita yang berbeda, namun sama-sama lahir dari semangat kepedulian dan kebersamaan.
“Jembatan Aramco yang pertama dikerjakan langsung oleh TNI bersama masyarakat. Untuk jembatan yang kedua, Kodim 1404/Pinrang memberikan bantuan Aramco, kemudian proses pengerjaannya dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong warga Sumpang Saddang sangat luar biasa,” ujar Serka Muhlis.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat secara swadaya merupakan bentuk kepedulian sekaligus rasa memiliki terhadap pembangunan yang dilaksanakan di wilayah mereka.
“Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang mau bekerja bersama dan bergotong royong. Bantuan yang diberikan akan lebih berarti ketika masyarakat ikut terlibat langsung dalam proses pembangunannya. Harapan kami, jembatan ini nantinya dapat digunakan dan dijaga bersama untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Serka Muhlis juga menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas keamanan dan pembinaan wilayah, tetapi juga bagaimana membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai kebutuhan sosial dan pembangunan.
Pembangunan Jembatan Aramco kedua di Sumpang Saddang diharapkan dapat semakin mempermudah mobilitas warga serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Kehadiran dua jembatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara TNI, masyarakat, dan dukungan pihak terkait mampu menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat langsung.
Lebih dari sekadar bangunan fisik, pembangunan Jembatan Aramco di Sumpang Saddang menjadi simbol kuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Dari jembatan pertama yang dikerjakan bersama TNI hingga jembatan kedua yang dibangun melalui swadaya masyarakat dengan dukungan bantuan Aramco dari Kodim 1404/Pinrang, semangat kebersamaan terus menjadi kekuatan utama dalam membangun wilayah.
Bagi masyarakat Sumpang Saddang, jembatan tersebut bukan hanya menjadi penghubung antarkawasan, tetapi juga menjadi penghubung semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan yang terus tumbuh di tengah masyarakat. (MLP)










