BERITAPERS || PINRANG — Pembangunan Gedung Pusat Pendidikan Tahfidz Al-Qur’an (PPTQ) Zam-Zam ke-6 resmi dimulai melalui peletakan batu pertama di Jalan Rutan, Desa Padakkalawa, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 13.30 WITA.
Prosesi peletakan batu pertama berlangsung sederhana dan khidmat. Kegiatan tersebut dihadiri Pendiri Yayasan Zam-Zam Makassar, H. Husain, bersama rombongan, Kapolsek Mattiro Bulu, perwakilan Kementerian Agama Kecamatan Mattiro Bulu, tokoh agama, masyarakat, serta unsur pemerintah setempat.
Peletakan batu pertama tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan gedung baru PPTQ Zam-Zam yang diproyeksikan sebagai fasilitas pendidikan bagi para santri penghafal Al-Qur’an.
Gedung tersebut dirancang untuk menyediakan fasilitas belajar yang lebih representatif dan nyaman, sekaligus menunjang proses pendidikan, pembinaan keagamaan, serta pengembangan kemampuan para santri dalam menghafal dan memahami Al-Qur’an.
Pendiri Yayasan Zam-Zam Makassar, H. Husain, menyampaikan bahwa pihak yayasan menargetkan pembangunan fisik gedung dapat diselesaikan tepat waktu agar segera dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas belajar dan mengajar.
“Kehadiran gedung PPTQ ini merupakan wujud komitmen yayasan untuk mendukung pencetakan generasi muda yang religius dan berakhlak mulia. Kami berharap PPTQ ini nantinya tidak hanya melahirkan santri yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia serta dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah,” ujar H. Husain.
Menurutnya, keberadaan fasilitas pendidikan berbasis Al-Qur’an diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih baik bagi para santri untuk belajar, menghafal, dan memperdalam ilmu keagamaan.
Sementara itu, Kapolsek Mattiro Bulu turut hadir dalam kegiatan peletakan batu pertama tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan fasilitas pendidikan keagamaan di wilayah Kecamatan Mattiro Bulu.
Kehadiran unsur kepolisian bersama tokoh agama, pemerintah dan masyarakat menunjukkan dukungan bersama terhadap pembangunan sarana pendidikan yang diharapkan memberikan manfaat bagi generasi muda di wilayah tersebut.
Dukungan terhadap pembangunan PPTQ Zam-Zam juga disampaikan perwakilan tokoh agama dari Kementerian Agama Kecamatan Mattiro Bulu, H. Mahmud Badi, S.Pd.I.
Ia menyambut baik dimulainya pembangunan tersebut dan berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lancar tanpa kendala teknis hingga selesai.
“Kami menyambut baik pembangunan PPTQ ini. Mudah-mudahan proses pembangunannya berjalan lancar, tidak mengalami kendala teknis, dan nantinya dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan pendidikan para santri,” ungkap H. Mahmud Badi.
Dukungan serupa disampaikan Abu Bakar, S.H., yang bertugas di Rumah Tahanan Negara (Rutan) yang berada di wilayah Kelurahan Manarang, Kecamatan Mattiro Bulu.
Menurutnya, keberadaan Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an (PPTQ) merupakan hal positif karena dapat menjadi salah satu sarana pembinaan generasi muda melalui pendidikan keagamaan.
“Kami sangat senang dan mendukung adanya pembangunan pondok pesantren Tahfidz Al-Qur’an ini. Mudah-mudahan kehadirannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi tempat yang baik bagi anak-anak untuk belajar serta menghafal Al-Qur’an,” katanya.
Pembangunan Gedung PPTQ Zam-Zam ke-6 di Desa Padakkalawa tersebut diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat pembinaan karakter dan akhlak generasi muda melalui pendidikan berbasis Al-Qur’an.
Dengan dukungan yayasan, pemerintah, kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat, pembangunan gedung tersebut diharapkan dapat berjalan sesuai rencana hingga nantinya dapat digunakan untuk kegiatan pendidikan dan pembinaan para santri. (MLP)










