BERITAPERS || LANRISANG, PINRANG – Selasa, 22 September 2026. SMAN 10 Pinrang menggelar pemaparan visi dan misi serta debat calon Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) masa bakti 2026/2027. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian proses pemilihan pengurus OSIS sekaligus menjadi ruang bagi para kandidat untuk menyampaikan gagasan, program kerja dan komitmen mereka kepada seluruh warga sekolah.
Dalam pemilihan tersebut terdapat tiga pasangan calon yang akan bersaing memperebutkan kepercayaan siswa. Masing-masing pasangan membawa visi dan misi dengan fokus yang berbeda, mulai dari penguatan aspirasi siswa, pengembangan bakat dan kreativitas, peningkatan kekompakan, hingga pembentukan karakter dan kepemimpinan siswa.
Wakil Kepala SMAN 10 Pinrang Bidang Hubungan Masyarakat (Humas), Arfah Anwar, S.Ag., mengatakan pemaparan visi, misi dan debat kandidat merupakan bagian penting dalam memberikan pengalaman kepemimpinan serta pembelajaran demokrasi kepada para siswa.
“Kegiatan ini bukan sekadar memilih Ketua dan Wakil Ketua OSIS, tetapi juga menjadi proses pembelajaran bagi siswa untuk memahami kepemimpinan, menyampaikan gagasan, menghargai perbedaan pendapat dan menentukan pilihan secara bertanggung jawab,” ujar Arfah Anwar.
Ia menambahkan, seluruh kandidat diberikan kesempatan yang sama untuk menyampaikan visi dan misi serta menjelaskan program yang akan mereka jalankan apabila mendapatkan amanah sebagai pengurus OSIS.
“Kami berharap seluruh calon dapat menunjukkan sikap sportif, santun dan bertanggung jawab selama proses pemilihan. Siapa pun yang nantinya terpilih diharapkan mampu menjalankan amanah dan menjadi wadah bagi seluruh siswa di SMAN 10 Pinrang,” lanjutnya.
Tiga Pasangan Tawarkan Gagasan Berbeda
Pasangan nomor urut 01 yakni Yuji Andini sebagai calon Ketua OSIS dan Muhammad Fadil sebagai calon Wakil Ketua OSIS.
Pasangan ini mengusung visi menjadikan OSIS SMAN 10 Pinrang sebagai organisasi yang dipercaya, responsif terhadap aspirasi siswa, dekat dengan siswa, serta mampu memotivasi seluruh warga sekolah untuk menciptakan perubahan positif.
Misi yang ditawarkan antara lain mendengar, menampung dan menindaklanjuti aspirasi siswa secara cepat dan solutif. Mereka juga mendorong pelaksanaan kegiatan yang kreatif, inovatif dan beragam sesuai minat serta bakat siswa.
Selain itu, pasangan nomor 01 menekankan pentingnya membangun hubungan harmonis antara pengurus OSIS dan siswa serta menjalankan organisasi secara jujur, disiplin dan penuh tanggung jawab.
Pasangan nomor urut 02 terdiri atas Talita Asyifa sebagai calon Ketua OSIS dan Nur Faidah sebagai calon Wakil Ketua OSIS.
Pasangan ini membawa visi menjadikan OSIS sebagai ruang bagi siswa untuk bertumbuh, berkarya dan saling menghargai sehingga sekolah menjadi tempat yang nyaman, aktif dan penuh makna.
Mereka menawarkan sejumlah program yang menitikberatkan pada keterbukaan ruang aspirasi siswa, pengembangan potensi di berbagai bidang, termasuk olahraga, kreativitas, seni, teknologi dan public speaking.
Pasangan nomor 02 juga mengusung gagasan kolaborasi antarsiswa, ekstrakurikuler dan komunitas untuk mendorong berkembangnya berbagai potensi yang dimiliki siswa.
Sementara pasangan nomor urut 03 yakni Cahya Septi Aulia sebagai calon Ketua OSIS dan Qalitza Fitrah sebagai calon Wakil Ketua OSIS.
Pasangan ini mengusung visi mewujudkan OSIS yang aktif, kreatif dan kompak serta menjadi wadah bagi siswa untuk berkembang dan berkarya.
Dalam misinya, pasangan nomor 03 menekankan pentingnya mendengarkan dan menyampaikan aspirasi siswa, meningkatkan kekompakan antarsiswa, menjaga kebersihan dan kenyamanan sekolah, serta mendorong siswa agar berani berkarya dan berprestasi.
Mereka juga menekankan pentingnya menjalankan tugas organisasi secara jujur, disiplin dan bertanggung jawab.
Pemaparan visi dan misi kemudian dilanjutkan dengan debat kandidat. Forum tersebut menjadi kesempatan bagi masing-masing pasangan untuk menjelaskan gagasan sekaligus menyampaikan solusi terhadap berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan siswa dan kegiatan organisasi di sekolah.
Bagi siswa, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mengenal lebih jauh karakter, gagasan dan program masing-masing pasangan calon sebelum menentukan pilihan dalam pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMAN 10 Pinrang periode 2026/2027.
Arfah Anwar menegaskan, proses pemilihan diharapkan berlangsung secara tertib, sportif dan mengedepankan semangat kebersamaan.
“Yang paling penting adalah bagaimana proses ini memberikan pengalaman positif kepada siswa. Perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar, tetapi persatuan dan kebersamaan sebagai keluarga besar SMAN 10 Pinrang harus tetap dijaga,” tandasnya.
Melalui kegiatan tersebut, pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS diharapkan tidak hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran mengenai kepemimpinan, demokrasi, tanggung jawab, keberanian menyampaikan pendapat serta menghargai pilihan orang lain. (MLP)










