BERITAPERS || PINRANG – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Pinrang menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUDHI) Tahun 2026 yang digelar di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Pinrang selaku Ibu Bupati Pinrang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang Andi Matjtja, S.Sos., jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta peserta Bimtek.
Pelaksanaan Bimtek PAUDHI menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat pemahaman para pemangku kepentingan terhadap penyelenggaraan layanan pendidikan anak usia dini secara menyeluruh.
Konsep PAUD Holistik Integratif menempatkan anak sebagai pusat layanan dengan memperhatikan berbagai kebutuhan dasar yang saling berkaitan. Layanan tersebut tidak hanya mencakup aspek pendidikan, tetapi juga kesehatan, pemenuhan gizi, pengasuhan, perlindungan, serta stimulasi tumbuh kembang anak.
Kehadiran Bunda PAUD Kabupaten Pinrang dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Sinergi antara pemerintah daerah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, satuan pendidikan, tenaga pendidik, orang tua, serta pemangku kepentingan lainnya dinilai memiliki peran penting dalam memastikan kebutuhan anak usia dini dapat terpenuhi secara optimal.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang, Andi Matjtja, S.Sos., menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia sebagai salah satu fondasi dalam memperkuat kualitas layanan PAUD.
“Peningkatan kapasitas tenaga dan pengelola PAUD menjadi bagian penting dalam memastikan layanan pendidikan anak usia dini berjalan secara berkualitas, terintegrasi, dan berkelanjutan. Karena kebutuhan anak tidak hanya pada aspek pendidikan, tetapi juga kesehatan, gizi, pengasuhan dan perlindungan,” ujar Andi Matjtja.
Menurutnya, penerapan PAUDHI membutuhkan komitmen dan kerja sama dari berbagai pihak agar pelayanan yang diberikan kepada anak dapat berlangsung secara terpadu dan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang mereka.
Melalui Bimtek tersebut, para peserta diharapkan memperoleh pemahaman dan kapasitas yang semakin baik dalam mengimplementasikan pendekatan PAUDHI di lingkungan masing-masing.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Pinrang bersama seluruh pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem pendidikan anak usia dini yang mampu mendukung anak tumbuh sehat, cerdas, ceria, terlindungi, serta memiliki karakter positif.
Penguatan layanan PAUD sejak usia dini diharapkan dapat menjadi salah satu fondasi dalam mempersiapkan generasi Kabupaten Pinrang yang berkualitas dan memiliki daya saing di masa mendatang. (MLP)










