BeritaPers. Makassar – Senja beranjak pergi, digantikan malam yang syahdu di Masjid Al-Jafar, Perumahan Graha Lestari, Makassar. Jamaah terus berdatangan, memenuhi setiap sudut masjid yang asri ini. Ramadhan, dengan segala keberkahannya, seolah memanggil setiap hati untuk mendekat, merenung, dan memohon ampunan. Aroma kolak pisang dan kurma bercampur dengan wangi dupa, menciptakan suasana yang khusyuk dan menenangkan.
Setelah berbuka puasa dan shalat Maghrib berjamaah, jamaah berwudhu, bersiap untuk shalat Isya. Suara imam yang merdu menggema, memimpin shalat dengan khidmat. Usai shalat Isya, suasana masjid sedikit berubah. Jamaah duduk bersila, menanti ceramah yang akan disampaikan oleh Dr. H. Muh Anwar. HM.
Dr. H. Muh Anwar. HM naik ke mimbar dengan senyum ramah. Beliau memulai ceramahnya dengan mengingatkan jamaah tentang keutamaan 10 malam terakhir Ramadhan. “Malam-malam ini adalah kesempatan emas,” kata beliau, “Jangan sia-siakan untuk beribadah dan memohon ampunan.”
Beliau menjelaskan tentang Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. “Carilah malam itu dengan sungguh-sungguh,” ujarnya, “Perbanyak shalat malam, membaca Al-Quran, dan berdzikir.”
Beliau juga menekankan pentingnya zakat fitrah, bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial. “Zakat fitrah membersihkan harta kita dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” jelasnya.






















Discussion about this post