BERITAPERS || Makassar, – Universitas Handayani Makassar kembali menunjukkan komitmennya terhadap program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan meluluskan delapan mahasiswa Program Studi Teknik Informatika tanpa skripsi. Sebagai gantinya, para mahasiswa tersebut menempuh jalur *Magang Riset* yang diakui setara dengan tugas akhir.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya inovatif kampus dalam menyesuaikan proses pendidikan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja dan riset nasional. Program magang ini dilaksanakan di dua institusi bergengsi: Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bandung dan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur.
Berikut nama-nama mahasiswa yang mengikuti program magang riset di BRIN Bandung:
1. Mahabintang Pallawabonang
2. Amirul Mukmin
3. Wahyu Ramadhan Arianto
4. Muh. Adnan
5. Ahmad Abrar
Sedangkan yang melaksanakan magang di UPN “Veteran” Jawa Timur adalah:
1. Moehammad Riyadh Arifin
2. Dian Dwi Ariani
3. Andi Lulu Fakhirah
Program ini tidak hanya memberikan pengalaman praktikal di bidang riset, tetapi juga membuka peluang jejaring profesional bagi mahasiswa. Hal ini sejalan dengan visi Universitas Handayani Makassar untuk mencetak lulusan yang unggul, mandiri, dan kompetitif di kancah nasional maupun internasional.
Kepala Program Studi Teknik Informatika menegaskan bahwa keberhasilan ini mencerminkan fleksibilitas kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan zaman. “Kami percaya mahasiswa harus diberi ruang untuk tumbuh melalui pengalaman nyata. Riset adalah media pembelajaran yang tak kalah bermakna dibandingkan skripsi,” ujarnya.
Universitas Handayani berharap, model ini dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk aktif menjelajah peluang pembelajaran di luar kampus serta mendorong perguruan tinggi lain untuk mengembangkan pendekatan serupa dalam mendukung kebijakan MBKM dari Kemendikbudristek RI.
Laporan: Rafi










