BERITAPERS || Pinrang, – Babinsa Desa Polewali, Sertu Arief Budi P, anggota Koramil 1404-01/Suppa Kodim 1404/Pinrang, melaksanakan pendampingan langsung kepada para petani dalam kegiatan serapan gabah oleh Bulog. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui keterlibatan aktif di lapangan. Sabtu, (14/6/2025)
Pendampingan dimulai sejak proses panen di sawah milik petani hingga penimbangan gabah di tempat pengumpulan. Babinsa memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai prosedur, transparan, dan memberikan rasa aman kepada petani yang menjadi mitra utama dalam penyediaan kebutuhan pangan nasional.
Setelah proses panen dan penimbangan, gabah yang telah dikumpulkan langsung dibeli oleh mitra Bulog dengan sistem pembayaran tunai di tempat. Kehadiran Babinsa juga membantu mengkoordinasikan proses ini agar berjalan lancar tanpa kendala di lapangan.
Sertu Arief Budi menyampaikan bahwa keterlibatan TNI, khususnya para Babinsa, merupakan wujud nyata kepedulian terhadap petani dan kontribusi aktif dalam memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional. “Kami hadir untuk memastikan petani terlindungi dan hasil panennya terserap dengan baik,” ujarnya.
Program serapan gabah ini sekaligus menjadi bagian dari sinergi antara Bulog, TNI, dan petani dalam mengamankan ketersediaan stok beras di tengah dinamika harga dan cuaca. TNI melalui Babinsa berperan sebagai penghubung dan pengawal agar seluruh proses berlangsung efektif dan efisien.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat Desa Polewali. Para petani mengaku terbantu dengan kehadiran Babinsa karena memberikan rasa tenang dalam bertransaksi dengan pihak Bulog. Selain itu, pembayaran tunai yang cepat sangat membantu perputaran ekonomi keluarga petani.
Melalui kegiatan ini, TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan di sektor pertanian. Dengan pengawalan langsung dari aparat kewilayahan, program ketahanan pangan diharapkan terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani serta stabilitas pangan nasional. (***)






















Discussion about this post