BERITAPERS || Lanrisang, Pinrang – Menghadapi musim penghujan, Puskesmas Lanrisang kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Genangan air yang muncul akibat hujan menjadi tempat ideal bagi nyamuk berkembang biak.
Kepala Puskesmas Lanrisang, drg. Bertha Yestiani, M.Kes., menjelaskan bahwa langkah pencegahan yang sederhana namun konsisten sangat efektif dalam menekan penyebaran DBD.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan empat langkah utama pencegahan DBD. Peran aktif masyarakat sangat penting untuk mencegah wabah,” ujar drg. Bertha.
Berikut empat langkah pencegahan DBD yang dianjurkan:
1. Memasang kelambu di tempat tidur dan ventilasi untuk mencegah gigitan nyamuk saat tidur.
2. Melaksanakan 3M Plus, yaitu:
- Menguras tempat penampungan air,
- Menutup wadah-wadah air,
- Mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air hujan.
3. Meningkatkan konsumsi vitamin C untuk menjaga daya tahan tubuh.
4. Melakukan vaksinasi dengue setelah berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Jika mengalami gejala seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot, mual, dan muncul ruam atau bintik merah di kulit, masyarakat diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.
Selain upaya pencegahan DBD, Puskesmas Lanrisang juga terus mengingatkan pentingnya menjaga protokol kesehatan lainnya di tengah masa transisi endemi.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas saat tidak perlu,” jelas drg. Bertha.
Ia juga menambahkan pentingnya melengkapi vaksinasi Covid-19 hingga dosis lanjutan (booster) sebagai upaya pencegahan terhadap gejala berat maupun komplikasi yang tidak diharapkan.
“Vaksinasi bukan hanya bentuk perlindungan diri, tapi juga wujud kepedulian terhadap keluarga dan lingkungan sekitar,” tegasnya. (***)





















Discussion about this post