Ia menekankan bahwa efektivitas pembelajaran mensyaratkan keterlibatan optimal dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik. Kunci belajar cerdas terletak pada kemampuan untuk ‘mengaktivasi’ pikiran bawah sadar, melampaui metode penghafalan konvensional.
Dukungan Akademis dan Institusional.
Workshop ini mendapatkan apresiasi tinggi dari berbagai representasi institusi pendidikan, menegaskan relevansi materi dalam konteks pendidikan kontemporer: Dr. Halik Musada, MM (SMKN 3 Gowa): Beliau menekankan perlunya para pendidik untuk meninggalkan metode pengajaran yang statis dan bertransformasi sesuai dinamika pendidikan modern. Ia menyebut workshop ini sebagai sarana ‘meng-upgrade’ kehidupan melalui penguasaan etika meretas potensi otak peserta didik.
Dr. Nureni, S.Pd.I., M.Pd (Wakil Ketua 1 STAI YAPIS Takalar): Beliau memuji kegiatan ini sebagai oase inovasi di tengah kejenuhan metode belajar. Beliau menggarisbawahi multikompetensi Coach Anwar sebagai akademisi yang menguasai teknologi pikiran, menilai kemampuannya berada pada ‘level dewa’ dalam pemberdayaan otak (Brain Power).
Ibu Lisa Nursita, S.E., M.Si (Sekertaris Prodi MPI FTK UINAM): Secara resmi membuka acara, beliau menyampaikan kebanggaan atas inisiatif Coach Anwar yang membuktikan bahwa pendidikan harus bersifat dinamis dan inovatif. Beliau berharap workshop ini akan melahirkan ratusan guru/dosen inovatif di Makassar.



















Discussion about this post