BERITAPERS.COM || Memasuki satu tahun kepemimpinan, Bupati Takalar Daeng Manye bersama Wakil Bupati Takalar H. Hengky Yasin menunjukkan capaian membanggakan di bidang pembangunan sumber daya manusia. Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kabupaten Takalar melonjak signifikan, menempati peringkat 4 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan posisi 33 besar secara nasional.
Capaian ini menjadi lompatan besar dibandingkan tahun sebelumnya, di mana Kabupaten Takalar berada pada peringkat 20 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Berdasarkan Surat Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nomor B.844/4/APB.00.02/II.2026 yang diterbitkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, nilai IPLM Kabupaten Takalar tahun 2025 tercatat sebesar 26,38.
Fokus pada Pembangunan Manusia
Bupati Takalar menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan berkah di Bulan Suci Ramadan sekaligus bukti bahwa arah pembangunan daerah yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) berada pada jalur yang tepat.
“Pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada fisik dan infrastruktur semata, tetapi bagaimana kita membangun sumber daya manusianya terlebih dahulu. Kemajuan suatu daerah dapat dilihat dari masyarakatnya yang sehat, berpendidikan, dan berdaya saing,” ujar Bupati.
Ia menegaskan bahwa literasi adalah fondasi utama untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, meningkatkan kualitas hidup, serta mewujudkan Takalar yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Hasil Kerja Kolaboratif
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Takalar, Syainal Mannan, menyebut bahwa prestasi ini bukan kerja satu pihak saja. Capaian ini merupakan hasil sinergi antara:
- Pemerintah Daerah sebagai pembuat kebijakan.
- Tenaga Perpustakaan & Satuan Pendidikan sebagai garda terdepan.
- Komunitas Literasi & Masyarakat yang berpartisipasi aktif.





















Discussion about this post