BERITAPERS || Parepare — Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, dilaksanakan briefing petugas front office pada Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan, Ibu Harlina Nasir, S.H., dan diikuti oleh seluruh petugas front office yang bertugas di loket pelayanan.
Briefing pagi tersebut difokuskan pada penguatan peran strategis petugas front office sebagai garda terdepan dalam memberikan layanan kepada masyarakat, khususnya dalam merespons pengaduan yang disampaikan secara langsung oleh pengguna layanan. Dalam arahannya, Harlina menegaskan bahwa petugas loket memiliki peran penting dalam menjaga citra dan kualitas pelayanan instansi, sehingga dituntut untuk selalu bersikap profesional, responsif, dan komunikatif.
Lebih lanjut, Harlina menekankan pentingnya kewaspadaan dan ketelitian petugas dalam melakukan proses verifikasi berkas sejak awal pelayanan. Menurutnya, verifikasi yang cermat merupakan langkah antisipatif guna mencegah terjadinya penumpukan atau tunggakan layanan yang kerap disebabkan oleh ketidaklengkapan dokumen atau belum terpenuhinya persyaratan administrasi yang diperlukan.
“Ketidaklengkapan berkas sering kali menjadi kendala utama dalam proses pelayanan dan berpotensi menimbulkan keluhan dari masyarakat. Oleh karena itu, verifikasi yang teliti di tahap awal menjadi kunci untuk menjaga kelancaran alur pelayanan,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa proses pelayanan yang tertunda akibat berkas tidak lengkap tidak hanya berdampak pada efektivitas kerja petugas, tetapi juga dapat menurunkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan. Untuk itu, petugas front office diharapkan dapat memberikan penjelasan yang jelas dan mudah dipahami kepada masyarakat terkait kelengkapan dokumen yang harus dipenuhi.
Selain aspek verifikasi administrasi, Harlina turut menekankan pentingnya kemampuan petugas dalam menangani pengaduan masyarakat secara profesional. Apabila pengaduan tetap disampaikan oleh pengguna layanan, petugas diharapkan mampu merespons dengan cepat, bersikap ramah, serta memberikan solusi yang tepat sesuai dengan ketentuan dan prosedur pelayanan yang berlaku.
Melalui briefing ini, diharapkan seluruh petugas front office dapat meningkatkan kedisiplinan, ketelitian, dan kualitas komunikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, pengaduan dapat diminimalkan dan kepercayaan publik terhadap kinerja instansi dapat terus ditingkatkan.
Kegiatan briefing pagi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat komitmen pelayanan prima serta mewujudkan tata kelola pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (Mlp)










