“Kami berharap, setelah kegiatan ini, warga dapat melanjutkan produksi briket secara mandiri atau berkelompok, sehingga membuka peluang usaha baru di sektor energi dan pertanian lokal,” tuturnya.
Kepala Desa Surulangi, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan, mengingat potensi besar Desa Surulangi sebagai sentra jagung di wilayah Takalar.
Demonstrasi ini ditutup dengan diskusi terbuka mengenai kemungkinan pengembangan usaha skala kecil di desa.










