Desa Kulo dipilih sebagai lokasi KKN-PMM karena potensi dan kebutuhan masyarakatnya di bidang pertanian dan perikanan yang merupakan sumber mata pencaharian utama.
Selama dua bulan ke depan, mahasiswa akan fokus pada transfer ilmu dan teknologi tepat guna di kedua sektor tersebut.
“Program ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat keterlibatan UMS Rappang dalam pemberdayaan masyarakat,” ujar Muhammad Bibin, Ketua Tim PKM UMS Rappang.
“Harapannya, keberhasilan KKN-PMM di Desa Kulo dapat menjadi model bagi pelaksanaan serupa di desa-desa lain di Kabupaten Sidrap.”
KKN-PMM ini bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi juga wujud nyata kepedulian UMS Rappang terhadap kemajuan masyarakat.
Dengan menggabungkan teori dan praktik, diharapkan program ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Desa Kulo. Keberhasilan program ini akan menjadi tolok ukur bagi keberlanjutan program serupa di masa mendatang.





















Discussion about this post