BERITAPERS || LANRISANG, PINRANG — UPT Puskesmas Lanrisang menggelar pertemuan evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di aula Puskesmas Lanrisang pada Senin, 11 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan berorientasi pada hasil pelayanan kepada masyarakat.
Pertemuan evaluasi tersebut diikuti oleh jajaran tenaga kesehatan, staf administrasi, serta unsur manajemen Puskesmas Lanrisang. Kegiatan berlangsung dengan suasana serius namun penuh semangat kolaborasi, sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kinerja instansi pemerintah di sektor pelayanan kesehatan.
Dalam pembahasan evaluasi, ditegaskan bahwa SAKIP merupakan sistem yang mengintegrasikan perencanaan, penganggaran, hingga pelaporan kinerja secara terukur dan berkesinambungan. Melalui penerapan SAKIP, setiap program dan penggunaan anggaran diharapkan mampu berjalan secara efisien, efektif, serta memberikan dampak nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.
SAKIP juga menjadi instrumen penting dalam memastikan bahwa seluruh kegiatan instansi pemerintah tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran semata, melainkan lebih menitikberatkan pada capaian hasil kinerja yang dapat dipertanggungjawabkan secara transparan kepada publik.
Kepala Puskesmas Lanrisang, drg. Bertha Yestiani, M.Kes, dalam arahannya menegaskan bahwa penerapan SAKIP harus menjadi budaya kerja seluruh jajaran pelayanan kesehatan agar setiap program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Evaluasi SAKIP ini bukan hanya sekadar memenuhi administrasi, tetapi menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh program kerja berjalan efektif, terukur, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kita ingin membangun budaya kerja yang akuntabel, profesional, dan berorientasi pada pelayanan,” ujar drg. Bertha.
Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan semangat perubahan dan tidak takut melakukan pembenahan demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
“Setiap perubahan besar selalu berawal dari satu langkah kecil. Jangan tunggu semuanya sempurna baru mau bergerak, karena kesempurnaan berawal dari proses, bukan dari penundaan. Saya berharap seluruh staf tetap menjaga komitmen dan semangat untuk terus berbenah demi pelayanan yang lebih baik,” tambahnya.
Dalam pertemuan tersebut, para peserta melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja, capaian indikator kinerja, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan. Forum ini juga menjadi ruang diskusi untuk memperkuat sinergi antarbidang guna menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, responsif, dan berkualitas.
Pihak manajemen Puskesmas Lanrisang menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang disiplin, terukur, dan berorientasi pada pelayanan prima. Evaluasi SAKIP dinilai bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi bagian dari proses pembelajaran organisasi untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan.
Melalui evaluasi SAKIP ini, Puskesmas Lanrisang berharap mampu memperkuat sistem kerja yang lebih akuntabel, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, serta membangun kepercayaan publik terhadap kinerja instansi pemerintah di bidang kesehatan.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat koordinasi internal, dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih optimal bagi masyarakat Kecamatan Lanrisang dan sekitarnya. (MLP)










