BERITAPERS – Maros, Sulawesi Selatan – Sebuah gempa bumi dengan magnitudo 1,7 mengguncang wilayah barat laut Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Senin (3/6) pukul 11.34 WIB. Informasi tersebut disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui kanal resminya.
Pusat gempa tercatat berada pada koordinat 4,96 Lintang Selatan dan 119,64 Bujur Timur, atau sekitar 12 kilometer arah barat laut dari Maros. Kedalaman gempa relatif dangkal, yakni hanya 6 kilometer di bawah permukaan tanah, yang merupakan karakteristik umum gempa kerak dangkal.
BMKG menyatakan bahwa gempa ini tergolong dalam kategori mikro dengan intensitas yang sangat lemah dan tidak dirasakan oleh sebagian besar masyarakat. Meski demikian, BMKG tetap memantau aktivitas seismik di wilayah tersebut untuk mengantisipasi potensi gempa susulan, meskipun kemungkinan itu sangat kecil.
Menurut laporan sementara dari masyarakat dan instansi setempat, hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa ini. Aktivitas warga di sekitar lokasi kejadian pun tetap berjalan normal.
Kabupaten Maros merupakan salah satu wilayah di Sulawesi Selatan yang memiliki potensi kegempaan karena letaknya yang berdekatan dengan beberapa sesar aktif. Namun, gempa berkekuatan rendah seperti ini kerap terjadi dan biasanya tidak menimbulkan dampak signifikan.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Wilayah IV, dalam keterangan persnya, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. “Kami terus melakukan pemantauan dan akan menyampaikan pembaruan informasi jika terdapat perkembangan signifikan,” ujarnya.
Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti informasi dari sumber resmi seperti BMKG dan tidak mudah percaya pada isu atau hoaks yang beredar di media sosial. Edukasi tentang mitigasi bencana juga diharapkan terus ditingkatkan guna meminimalisasi risiko jika terjadi gempa berkekuatan besar di masa mendatang.










