Berdasarkan data panitia, kegiatan ini berhasil mengumpulkan kurang lebih 50 kilogram sampah dari area pesisir yang dibersihkan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana gotong royong dengan melibatkan masyarakat setempat, aparat kelurahan, Bhabinkamtibmas, serta tamu dari Jepang.
Perwakilan dari ATINA menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
“Kami ingin kegiatan ini memberi dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam membangun kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir,” ungkap salah satu staf ATINA.
PT Alter Trade Indonesia (ATINA) adalah perusahaan yang mengolah dan mengekspor udang beku serta berbagai produk makanan laut berkualitas.
Perusahaan ini menjalin kemitraan dengan komunitas lokal dan konsisten mengedepankan prinsip keberlanjutan dalam operasionalnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Bhabinkamtibmas Aiptu Zainal, serta pengusaha lokal Irwan Hamid, yang juga menjadi tuan rumah kunjungan lanjutan.
Usai kegiatan bersih pantai, rombongan mengunjungi kediaman Irwan Hamid untuk melihat secara langsung proses pengelolaan dan penjualan udang windu dari tambak rakyat.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau perusahaan, tetapi memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Kolaborasi lintas negara yang sederhana ini menjadi bentuk nyata kepedulian bersama terhadap lingkungan pesisir. (MLP)





















Discussion about this post