BERITAPERS || TAKALAR — Sinergitas tingkat tinggi antara instansi pemerintahan dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mengawal program jaring pengaman sosial kembali ditunjukkan secara nyata. Bertempat di Dusun Pa’nyangkalang, Desa Pa’nyangkalang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, telah sukses dilaksanakan upacara peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Rumah Layak Huni (RLH), Jumat (19/6/2026) siang.
Program strategis yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Provinsi Sulawesi Selatan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, S.T., dan dikawal ketat oleh jajaran komando teritorial Kodam XIV/Hasanuddin. Agenda kemanusiaan ini dihadiri oleh sekitar 100 orang undangan dari berbagai elemen.
Pantauan di lapangan menunjukkan hadirnya sejumlah pejabat teras jajaran TNI dan sipil, di antaranya Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Aster Kasdam XIV/Hsn Kolonel Inf. Muh. Saifudinkhoiruzzamani, Kazidam XIV/Hsn Kolonel Czi. Prastiwanto S., Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, M.M., Dandim 1426/Takalar Letkol Inf. Anton Timotius Milala, Sekda Takalar Dr. H. Muhammad Hasbi, serta unsur Forkopimcam Marbo dan Laikang.
Bupati Daeng Manye: 14 Persen Warga Takalar Masih Berpenghasilan Rendah
Dalam sambutannya yang penuh rasa takzim, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menghaturkan apresiasi mendalam dan terima kasih yang tak terhingga kepada Gubernur Sulawesi Selatan atas pengalokasian kuota bantuan total 140 unit rumah layak huni bagi wilayahnya.
“Masyarakat Kabupaten Takalar sangat bersyukur dan bahagia atas intervensi stimulus perumahan dari Bapak Gubernur. Berdasarkan pemetaan data makro, saat ini sekitar 14 persen penduduk di Kabupaten Takalar masih tergolong dalam kategori berpenghasilan rendah. Hadirnya program ini tentu menjadi angin segar dalam menata silsilah kesejahteraan domestik mereka,” tutur Daeng Manye secara objektif.
Sambut gayung bersambut, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan bahwa pelaksanaan bedah rumah ini merupakan wujud manifesto kepedulian dan komitmen kuat dari korps berlambang Ayam Jantan dari Timur untuk bersinergi bersama pemprov dalam membedah kawasan kumuh serta daerah terdampak bencana.
“Aksi nyata ini selaras dengan salah satu program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang berfokus pada mitigasi kemiskinan serta pengentasan kesenjangan sosial lewat renovasi hunian yang sehat, aman, dan layak. Pada fase tahap pertama ini, Kodam XIV/Hasanuddin bersama Pemprov Sulsel akan mengeksekusi 40 unit rumah dari target keseluruhan 140 unit rumah di Kabupaten Takalar,” terang Mayjen TNI Bangun Nawoko bersahaja.
Gubernur Sulsel Buka Kran Pengentasan Kemiskinan Berbasis Hunian Sehat
Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, S.T., dalam arahannya menyampaikan rasa syukurnya atas dimulainya proyek konstruksi sosial tersebut. Bagi Andi Sudirman, peletakan batu pertama ini menjadi fajar baru bagi dimulainya pengerjaan 40 unit RLH perdana yang dipusatkan di Kecamatan Laikang.
“Provinsi Sulawesi Selatan sejauh ini masih memiliki kantong-kantong masyarakat berpenghasilan rendah yang memerlukan perhatian, pelukan proteksi, dan dukungan sarana fisik dari pelbagai pihak. Kami berharap, stimulan RLH ini bukan hanya membenahi aspek fisik bangunan semata, melainkan bertindak sebagai booster energi bagi warga untuk mendongkrak kualitas hidup, derajat kesehatan, dan taraf ekonomi keluarga mereka,” urai Andi Sudirman visioner.
Kronologi Jalannya Prosesi Groundbreaking
Rangkaian kegiatan berjalan dengan sangat runut, tertib, dan di bawah pengawalan ketat personel keamanan. Tepat pukul 14.40 WITA, Gubernur Sulsel beserta rombongan utama tiba di lokasi disambut riuh warga desa.
Memasuki pukul 15.06 WITA, agenda berlanjut pada prosesi penyerahan bantuan rumah layak huni secara simbolis kepada perwakilan masyarakat prasejahtera yang diserahkan langsung oleh Gubernur Andi Sudirman, didampingi Pangdam XIV/Hasanuddin dan Bupati Takalar.
Puncak acara seremonial ditandai dengan aksi peletakan adonan semen dan batu pertama pada pondasi bangunan oleh Gubernur beserta jajaran Forkopimda pada pukul 15.23 WITA.
Sebelum bertolak meninggalkan lokasi, pada pukul 15.28 WITA, Gubernur Andi Sudirman didampingi Mayjen TNI Bangun Nawoko menyempatkan diri melakukan blusukan fisik guna meninjau langsung salah satu kondisi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga sekitar sebagai bahan evaluasi kedinasan. Tepat pukul 15.40 WITA, seluruh rangkaian kegiatan dinyatakan rampung dan selesai dalam keadaan kondusif, aman, dan lancar.










