Sejumlah isu disampaikan oleh warga dalam forum tersebut, antara lain permintaan bantuan alat usaha bagi UMKM, alat pertukangan, serta perbaikan jalan lingkungan. Namun, persoalan pengelolaan sampah menjadi keluhan utama. Warga menyoroti lambatnya pengangkutan sampah dan minimnya fasilitas tempat sampah permanen yang berdampak pada kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Hamran menyatakan siap mengawal seluruh masukan yang diterima dalam reses ke rapat komisi dan forum pembahasan anggaran di DPRD. Ia juga menekankan bahwa tanggung jawab menjaga lingkungan tidak hanya berada di tangan pemerintah.
“Kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah memiliki keterbatasan, karena itu peran aktif masyarakat sangat penting,” tegasnya.
Ia menutup kegiatan dengan mengajak masyarakat membangun sinergi bersama pemerintah melalui pendekatan partisipatif dan berorientasi pada kebutuhan nyata. Menurutnya, partisipasi warga adalah kunci keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan. (FHR)





















Discussion about this post