BERITAPERS || Bima — Kamis, 7 Mei 2026. Konferensi Cabang (Konfercab) XIX Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima resmi menetapkan Juraidin sebagai formateur sekaligus Ketua Umum untuk periode 2026–2027. Penetapan tersebut menjadi puncak dari rangkaian forum musyawarah tertinggi di tingkat cabang yang berlangsung dengan penuh dinamika, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan kekeluargaan di kalangan kader.
Dalam pernyataannya usai terpilih, Juraidin menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan oleh seluruh kader HMI Cabang Bima. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan yang diembannya bukan sekadar jabatan struktural, melainkan tanggung jawab besar dalam menjalankan pengabdian kepada organisasi, umat, dan bangsa.
“Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah, atas izin Allah SWT dan kepercayaan seluruh kader, saya menerima amanah ini. Ini bukan tentang jabatan, melainkan tentang pengabdian. Bukan tentang kursi, tetapi tentang kerja nyata dan tanggung jawab, baik di hadapan Allah SWT maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkap Juraidin.
Konfercab XIX HMI Cabang Bima sendiri berlangsung dalam suasana yang dinamis, mencerminkan kedewasaan kader dalam berdemokrasi. Perbedaan pandangan dan pilihan yang muncul selama proses forum dinilai sebagai bagian yang wajar dalam organisasi, dan seluruh pihak berhasil menjaga kondusivitas hingga akhir kegiatan.
Juraidin juga mengapresiasi seluruh kader yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan konferensi tersebut. Menurutnya, soliditas kader pasca-konfercab menjadi kunci utama dalam menjalankan roda organisasi ke depan.
“Perbedaan yang terjadi kemarin adalah keniscayaan dalam demokrasi. Namun hari ini, kita kembali dalam satu barisan, barisan insan cita. Persatuan adalah kekuatan utama kita dalam membangun HMI yang lebih baik,” tegasnya.
Ke depan, di bawah kepemimpinan Juraidin, HMI Cabang Bima diharapkan mampu tampil sebagai organisasi yang lebih progresif, solutif, dan responsif terhadap berbagai persoalan sosial di daerah. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat fungsi perkaderan, menjaga tradisi intelektual, serta meningkatkan peran advokasi organisasi dalam merespons isu-isu keumatan dan kebangsaan.
“HMI harus menjadi rumah perkaderan yang membumi, yang tidak hanya kuat secara intelektual, tetapi juga hadir secara nyata di tengah masyarakat. Kita akan memperkuat tradisi diskusi, gerakan advokasi, serta memastikan kader HMI mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan di daerah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Juraidin menekankan bahwa keberhasilan kepemimpinannya tidak terlepas dari dukungan seluruh kader. Ia mengajak seluruh elemen organisasi untuk bersama-sama membangun HMI Cabang Bima dengan semangat kolektif dan kebersamaan.
“Amanah ini bukan milik saya pribadi, melainkan milik kita bersama. Saya tidak bisa berjalan sendiri. Mari kita rapatkan barisan, satukan langkah, dan bekerja bersama demi kemajuan HMI Cabang Bima,” tutupnya.
Dengan terpilihnya Juraidin sebagai Ketua Umum, diharapkan HMI Cabang Bima dapat terus berkontribusi dalam mencetak kader-kader yang berintegritas, berilmu, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, sejalan dengan semangat perjuangan HMI: Yakin Usaha Sampai. ( MLP)










